Pentingnya Pelajaran Bahasa Indonesia di Kalangan Milenial

Mahasiswa prodi Akuntansi Universitas Pamulang
Tulisan dari Kristina sinambela tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pentingnya mempelajari bahasa indonesia di kalangan milenial

Bahasa indonesia saat ini memerankan peran yang sangat penting bagi bangsa indonesia, namun saat ini sudah mulai mengalami penurunan dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu pendidikan bahasa indonesia perlu di tingkatkan agar dapat melahirkan generasi yang unggul dalam berbagai aspek kehidupan dan mampu bersaing di tingkat global dan kompetitif.
Menurunnya penutur bahasa indonesia akibat bahasa gaul yang sedang memarak di kalangan milenial mengakibatkan bangsa ini mengalami krisis jati diri suatu bangsa.
Sebenarnya bahasa indonesia memiliki kedudukan dan fungsi yang sangat penting yaitu sebagai bahasa resmi kenegaraan, bahasa pengantar pendidikan, alat perhubungan tingkat nasional, alat pengembangan kebudayaan, dan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Generasi muda dan masyarakat banyak yang belum tahu tentang kedudukan dan fungsi bahasa indonesia. Tetapi anyak juga pelajar yang sepele terhadap mata pelajaran bahasa indonesia, merasa mata pelajaran bahasa indonesia sangatlah mudah.
Namun pada kenyataannya saat ini penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar sudah sangat jarang di temukan di kalangan anak muda, karena mereka lebih cenderung mengikuti tren zaman sekarang ini yaitu menggunakan bahasa gaul.
Seiring berkembangnya teknologi mengakibatkan semakin berkembang juga pola pikir manusia. Sekarang ini sangat mudah untuk mendapatkan informasi atau berita baik melalui internet atau media sosial.
Dewasa ini mengakibatkan banyak anak-anak muda yang menggunkan bahasa gaul yang dinggap merusak ejaan yang telah di sempurnakan seperti,
Mager = malas gerak
Baper = bawa perasaan
Nolep = no life
Gece = gerak cepat
Gaje = ngak jelas
Mantul = mantap betul
Bucin = budak cinta
Dan masih banyak lagi bahasa gaul yang beredar di media sosial, khususnya di twiter, instagram, facebook. Hal ini merupakan suatu bahasa yang bertumbuh di kalangan milenial dan di anggap dapat melengserkan kedudukan atau keberadaan bahasa indonesia. Sedangkan masih banyak sekali masyarakat yang sering salah dalam penulisan dan cara pengucapan bahasa indonesia yang baik dan benar contohnya yaitu :
Aktifitas > aktivas
Blanko > blangko
Detil > detail
Gladi > geladi
Hakekat > hakikat
Hutang > utang
Dan masih banyak lagi penulisan dan pengucapan bahasa indonesia yang salah dikalangan milenial. Hingga saat ini dalam pelajaran bahasa indonesia banyak pelajar yang menganggap remeh pelajaran bahasa indonesia, tidak jarang ditemukan nilapara pelajar lebih bagus bahasa asing dibanding bahasa indonesia.
Banyak sekali manfaat memepelajari bahasa indonesia yaitu menghargai bahasa indonesia sebagai bahasa kesatuan, selain itu mempelajari bahasa indonesia akan memudahkan dalam berkomunikasi dengan orang yang berbeda suku, menambah wawasan, serta mengetahui penggunaan tanda baca, puisi, dan masih banyak lagi.
Bahkan tidak sedikit kita lihat penghasilan orang-orang banyak dari media cetak, berupa pembuatan novel, cerpen, artikel. Hal ini bisa dilakukan karena sudah mempelajari bahasa indonesia yang baik.
Sebagai generasi bangsa harus lebih bijak lagi dalam menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, memperdalam penggunaan bahasa indonesia agar bahasa indonesia yang baik dan benar tidak punah akibat bahasa gaul yang kekinian.
