Pembaruan Pemetaan Wilayah 2021 sebagai Cinderamata pada Penutupan KSM-T UNISMA

Mahasiswa KSM-Tematik UNISMA Pelaksanaan 02 Agustus 2021
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sifo Wigati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
(Pewarta : Kelompok 112 dan 113 KSM-T Universitas Islam Malang)

Kelompok 112 dan 113 KSM-Tematik UNISMA membuat pemetaan terbaru Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupatan Malang, Jawa Timur. Pemetaan desa perlu diperbarui setiap tahunnya agar bisa mengetahui batasan wilayah yang terbaru. Dalam proses pembuatan pemetaan ini tidak lepas dari arahan dan saran bapak George Winaktu, S.T, M.T selaku DPL kelompok 112 dan 113 KSM-Tematik.
Pembuatan Pemetaan Desa Mulyoarjo bisa membantu pemerintah desa melihat potensi yang ada di dalam desa tersebut. Peta desa juga bisa mencerminkan kondisi topografi dan sosial. Pemetaan yang ada di desa bisa mengetahui batasan-batasan wilayah dan dapat mengetahui potensi alam yang ada di Desa Mulyoarjo, tidak hanya itu pemetaan desa juga bisa memperlihatkan kondisi masyarakat seperti ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan dan pemakaman.
Sebelum mahasiswa KSM-T Unisma membuat pemetaan kami melakukan survei terlebih dahulu dan menanyakan tentang kapan pemetaan Desa Mulyoarjo diperbarui. “Untuk pemetaan desa mulyoarjo sendiri belum diperbarui, terakhir diperbarui sekitar tahun 2012 kurang ingat ya saya itupun masih menggunakan peta yang lama” kata Bapak Alwan selaku Sekretaris Desa, Rabu (13/08/2021).
Sebelum mahasiswa memberikan hasil pemetaan kepada Desa Mulyoarjo mahasiswa KSM-T berdiskusi kepada dosen pembimbing lapangan terlebih dahulu. Menurut bapak George selaku Dosen Pembimbing Lapangan “Saran saya untuk hasil pemetaan nanti diserahkan di penutupan saja sebagai cinderamata sekaligus kenangan dari KSM-T Unisma”.
