Kumparan Logo

1.685 Jemaah Umrah Transit Tak Bisa Masuk Saudi, Kembali ke Indonesia

kumparanBISNISverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah, Joko Asmoro. Foto: Lutfan Darmawan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah, Joko Asmoro. Foto: Lutfan Darmawan/kumparan

Lebih dari seribu jemaah umrah asal Indonesia yang berangkat pada tanggal 27 Februari 2020 tak bisa masuk ke Arab Saudi. Padahal mereka sudah terbang dari Indonesia, namun terlebih dahulu transit ke negara lain sebelum masuk ke Saudi.

Keputusan pemerintah Saudi menghentikan sementara kedatangan jemaah umrah diberlakukan ketika para jemaah masih transit di negara lain.

Suasana Umrah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Foto: REUTERS/Ganoo Essa

"Kemarin saat kejadian tanggal 27 kita melakukan pengecekan, kan mereka sudah terbang harus berhenti di negara transit. Kemudian di negara transit harus masuk ke Saudi, nah itu kan dilarang. Kita lakukan pengecekan ada 1.685 (jemaah)," kata Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia (Amphuri), Joko Asmoro, dalam diskusi Polemik di Jakarta, Sabtu (29/2).

Joko mengatakan, hampir sebagian besar sudah kembali ke Indonesia. Sementara, masih ada ratusan jemaah lainnya yang sampai saat ini tertahan di Istanbul, Turki.

"Alhamdulilah. Tinggal Istanbul. Karena Istanbul itu cukup besar ada 410 tambah 122 itu kan ada menunggu proses penerbangan. Walaupun penerbangannya setiap hari ke Jakarta," kata dia.

Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah, Joko Asmoro. Foto: Lutfan Darmawan/kumparan

Sementara itu, ada juga jemaah yang sudah menyelesaikan ibadah umrah namun sebelum kembali ke Indonesia terlebih dahulu ke negara lain. Biasanya jemaah ini adalah jemaah umrah plus.

Saat hendak pulang dari penerbangan Saudi ke Indonesia, jemaah tersebut tak bisa masuk ke Saudi karena adanya larangan. Padahal pesawat untuk kembali dijadwalkan terbang dari Saudi.

Joko mengatakan ada sekitar 36 jemaah yang terhalang pulang tersebut. Namun, ia mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan mereka.

kumparan post embed

"Kita sudah koordinasi jemaah transit. Transit dalam arti sebelum ke Indonesia dari Istanbul masuk ke Saudi lagi dulu, transit. Insyaallah sudah koordinasi, karena kasian ada tambahan biaya itu di hotel," kata dia.

"Tambahan biaya ini ditanggung penyelenggara perjalanan umrah. Tentunya dibantu lah dengan jemaah umrahnya ya (juga)," pungkasnya.

Ibadah umrah untuk sementara ditutup oleh pemerintah Arab Saudi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Belum diketahui kapan pelarangan tersebut akan dicabut.

Infografik umrah dalam angka. Foto: Andri Arifin/kumparan