105 Penerbangan Terganggu Akibat Asap, Lion Air: Penumpang Bisa Refund

Maskapai penerbangan Lion Air Group, akan memfasilitasi seluruh penumpang yang jadwal penerbangannya terganggu akibat asap kebakaran hutan.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pihaknya akan memproses tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Lion Air Group memfasilitasi kepada penumpang yang akan melakukan proses pengembalian dana (refund), perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku," kata Danang berdasarkan keterangannya, Sabtu (14/9).
Danang memastikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait mengenai perkembangan terbaru. Ia mengatakan akan memberikan keterangan sesuai informasi yang didapatkan.
"Operasional Lion Air Group akan berjalan normal kembali setelah jarak pandang dinyatakan aman untuk penerbangan (safe for flight). Lion Air Group akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional lainnya tidak terganggu," tutur Danang.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan menyebabkan sejumlah kota diselimuti kabut asap tebal. Tercatat 105 penerbangan Lion Air terganggu.
Lion Air Group mengalami keterlambatan (delay), pengalihan pendaratan (divert), dan pembatalan penerbangan (cancel). Dampak ini berpotensi mengganggu rotasi pesawat untuk rute penerbangan berikutnya.

