Kumparan Logo

2,4 Juta Genteng dari UMKM Majalengka Siap Dikirim untuk Program Perumahan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi genteng. Foto: Tirta Ajie Irawan/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi genteng. Foto: Tirta Ajie Irawan/Shutterstock

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengungkap progres program gentengisasi. Ara menyebut bulan depan akan ada 2,4 juta genteng lagi yang dikirim untuk program perumahan.

Genteng tersebut diproduksi UMKM di Majalengka, Jawa Barat. Ara mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk hadir dalam pelepasan pengiriman itu.

“Ada 34 UMKM yang sudah lolos SNI, yaitu kriteria keandalan, artinya sudah punya sertifikasi yang kuat dan lolos uji. Ke-34 UMKM ini menyiapkan 2,4 juta genteng. Produk UMKM, genteng dari tanah liat, sehingga kualitasnya terjaga," kata Ara di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip Selasa (27/10).

"Pengirimannya akan memakai 600 truk, direncanakan pada Minggu siang, 8 November, dari Majalengka, tepatnya di Kecamatan Wajimangi,” lanjutnya.

Mendagri Tito Karnavian bersama Menteri PKP Maruarar Sirait melepas 125 truk pengangkut genteng Program Gentengisasi di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026). Foto: Dok. Kemendagri

Mengenai tujuan pengiriman, Ara menyebut sementara ini masih didominasi sejumlah daerah di Jawa Barat. Menurutnya, program gentengisasi bisa mengangkat kelas UMKM.

“UMKM-nya juga maju, tetapi berkualitas karena ada standar tadi. Dan 2,4 juta rasanya cukup besar untuk sebuah pengiriman, yang akan dikirim ke banyak titik di Jawa Barat,” ujarnya.

Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Selain pelepasan genteng, Ara menyebut akan ada kembali akad massal rumah subsidi untuk 62.000 rumah di berbagai titik di Indonesia. Acara puncaknya digelar di Malang, Jawa Timur.

“Beberapa ratus titik kita buat serentak, 62.000 rumah subsidi dengan skema FLPP. Kami juga sudah melaporkan, untuk yang tanggal 17 Desember di Malang siap dihadiri Bapak Presiden,” kata Ara.