Kumparan Logo

298 Pedagang Pasar Induk Beras Cipinang Kini Bisa Ajukan Kredit UMKM ke Bank DKI

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penandatanganan Kerja Sama Bank DKI dan Food Station Tjipinang Jaya untuk berikan kredit UMKM ke Pedagang Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (10/3/2022). Foto: Bank DKI
zoom-in-whitePerbesar
Penandatanganan Kerja Sama Bank DKI dan Food Station Tjipinang Jaya untuk berikan kredit UMKM ke Pedagang Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (10/3/2022). Foto: Bank DKI

PT Bank DKI bekerja sama dengan PT Food Station Tjipinang Jaya untuk mempermudah pedagang beras yang ada di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, untuk mendapatkan kredit UMKM.

Kemudahan akses itu diberikan Bank DKI untuk mendukung permodalan pedagang kecil sekaligus mendukung ketahanan pangan di Jakarta. Kerja sama Bank DKI dan Food Station dilakukan dalam penandatanganan perjanjian kolaborasi ekosistem bisnis keduanya dan penandatangan akad kredit UMKM Pasar Induk Beras Cipinang  di Jakarta (10/3).

Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy, menyampaikan Bank DKI siap mendukung ekosistem bisnis Food Station dengan menjadi one stop banking service solution melalui layanan perbankan digital kepada pengunjung dan pedagang Pasar Induk Beras Cipinang.

"Food Station memiliki potensi bisnis yang sangat menjanjikan untuk penyaluran kredit baik UMKM dan Komersial. Dengan jumlah mencapai 298 pedagang, Food Station menjadi pasar yang baik untuk penyaluran kredit UMKM," kata dia Fidri dalam keterangan tertulis, Kamis (10/3).

Fidri menjelaskan, setiap tahunnya Bank DKI juga menyalurkan Kredit Modal Kerja Pinjaman Rekening Koran kepada Food Station dan kredit supply chain financing pada supplier. Di tahun 2021, Bank DKI juga memberikan kredit komersial kepada Food Station.

Selain melalui penyaluran kredit, Fidri menambahkan Bank DKI juga masuk ke ekosistem pasar melalui penyediaan sistem pembayaran dan penerapan transaksi non tunai. Dengan begitu, pedagang bisa dimudahkan dalam transaksinya dengan pembeli Food Station.

Salah satunya menyediakan sistem pembayaran dan transaksi untuk mendukung program pangan murah bagi warga Jakarta melalui EDC Bank DKI. Selain itu Bank DKI juga menjadi sistem pembayaran di Webstore Food Station melalui Virtual Account dan ke depannya akan terintegrasi dengan JakOne Mobile dan QRIS Bank DKI.

Bank DKI turut menghadirkan kemudahan bertransaksi bagi pedagang Food Station melalui layanan JakOne Bills. Dengan layanan ini, pedagang bisa melakukan pembayaran Biaya Pemeliharaan Pasar pertokoan dan tagihan gudang tahunan secara online.

Pekerja di Pasar Induk Beras Cipinang Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

"Potensi dana penerimaan untuk pembayaran kedua tagihan tersebut diperkirakan mendatangkan pemasukan sebesar Rp 43,2 miliar untuk Food Station," terangnya.

Sebelumnya, Bank DKI juga telah memberikan Kartu Pedagang kepada para pedagang Food Station di mana kartu tersebut dapat berfungsi sebagai kartu identitas, kartu ATM dan JakCard Bank DKI serta dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran retribusi pedagang.

Melengkapi ekosistem digital yang telah dikembangkan, Bank DKI siap mendukung penerapan sistem pembayaran parkir secara elektronik menggunakan JakCard dan QR.  Fidri juga menyampaikan bahwa Bank DKI juga siap mendukung digitalisasi UMKM di lingkungan Food Station dengan mengajak seluruh pedagang UMKM menjadi agen JakOne Abank.

“Melalui kolaborasi yang terus dilakukan Bank DKI DKI bersama Food Station diharapkan dapat memperkuat ekosistem bisnis yang telah terbangun selama ini, serta memberikan dampak positif dalam mendukung ketahanan pangan di DKI Jakarta” tutup Fidri.

Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani perjanjian kerja sama program penyediaan beras untuk karyawan (Berkawan) Bank DKI oleh Direktur Keuangan Bank DKI Romy Wijayanto dan Direktur Utama Food Station Tjipinang Pamrihadi Wiraryo disaksikan oleh Plt Kepala BP BUMD DKI Jakarta Budi Purnomo.

Direktur Utama Food Station, Pamrihadi Wiraryo, mengatakan dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Jakarta, pihaknya melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah, swasta, dan BUMD, termasuk dengan Bank DKI.

Seorang pedagang menunjukkan kartu pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta. Foto: Dok. Bank DKI

Ia menyebut kerja sama ini sebagai upaya Food Station sebagai salah satu BUMD Pangan menyediakan kebutuhan pangan di Jakarta.

“Jadi program Berkawan ini bukan saja membantu penyerapan Food Station, tetapi juga menyerap beras dari petani di berbagai daerah sentra produksi,” kata Pamrihadi.

***

Kuis kumparanBISNIS hadir lagi untuk bagi-bagi saldo digital senilai total Rp 1,5 juta. Kali ini ada kuis tebak wajah, caranya gampang! Ikuti petunjuknya di LINK INI. Penyelenggaraan kuis ini waktunya terbatas, ayo segera bergabung!