kumparan
8 Mei 2019 4:19

3 Fakta Soal Bandara Internasional Yogyakarta yang Mulai Beroperasi

Suasana Bandara Internasional Yogyakarta (BIY).
Suasana Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) di Kulon Progo, DIY. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Bandar Udara Internasional Yogyakarta (BUIY) telah dibuka secara komersial mulai Senin (6/5) kemarin. Hal itu ditandai dengan penerbangan maskapai Citilink rute Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta ke BUIY Kulon Progo.
ADVERTISEMENT
Adapun penerbangan tersebut merupakan tindaklanjut maskapai seusai Direktorat Bandar Udara Kemenhub menerbitkan Sertifikat Bandar Udara Internasional Yogyakarta bernomor 149/SBU-DBU/IV/2019 pada 26 April 2019.
Lantas ketika BUIY beroperasi secara komersial, bagaimana nasib Bandara Adisutjipto yang merupakan bandara eksisting di Yogyakarta? Berikut kumparan rangkum:
1. Akhir Tahun, Penerbangan di Adisutjipto Pindah
Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I Devi Suradji menyampaikan, pada akhir tahun ini seluruh penerbangan dari Bandara Adisutjipto akan dipindah ke BUIY Kulon Progo.
"Pemindahan akhir tahun, semuanya. Yang jelas kalau dari sisi pelayanan saya mengejar sebelum liburan akhir tahun itu harus (dipindah)," ujarnya saat ditemui di BUIY, Kulon Progo, Selasa (7/5).
Dia menjelaskan, nantinya Bandara Adisutjipto hanya akan melayani penerbangan pesawat propeller atau baling-baling. Pun rute yang dibuka hanya berjarak pendek, tidak seperti saat ini yang membuka rute internasional.
ADVERTISEMENT
"Nanti untuk pesawat-pesawat kecil yang propeller jarak pendek, misalnya entah ke Cilacap kah, atau ke Banyuwangi," beber Devi.
Alasan pemindahan itu, menurut dia yakni kapasitas Bandara Adisutjipto Yogyakarta hanya bisa menampung 1,8 juta penumpang. Sementara jumlah penumpang‎ eksisting saat ini ke Yogyakarta telah mencapai 8,4 juta penumpang.
Bandara, Yogyakarta
Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Foto: Resya Firmansyah/kumparan
2. Akses Transportasi ke BUIY Akan Diperbanyak
PT Angkasa Pura I (Persero) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah membangun jalur Kereta Api (KA) yang akan menghubungkan BUIY dengan Stasiun Tugu Yogyakarta. Untuk merealisasikan hal itu KAI membangun jalur KA dari BUIY ke Stasiun Wojo, Kulon Progo. Adapun Stasiun Wojo merupakan stasiun eksisting yang terhubung dengan Stasiun Tugu Yogyakarta.
Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I Devi Suradji mengatakan hal itu dilakukan untuk mempermudah masyarakat mengakses BUIY. Menengok jarak pusat kota Yogyakarta ke BUIY mencapai 42 km.
ADVERTISEMENT
"Di 2020 yang jelas kereta api langsung menyambung kesini," ujarnya saat ditemui di BUIY, Kulon Progo, Selasa (7/5).
Bandara Udara Internasional Yogyakarta
Suasana Bandara Udara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) saat mulai beroperasi komersial pada Senin, 6 Mei 2019. Foto: Resya Firmansyah/kumparan
Dia menjelaskan, saat ini Angkasa Pura I tengah membangun stasiun KA di dalam BUIY. Menurutnya, Stasiun BUIY tersebut dibangun layang yang akan langsung menyambung dengan Stasiun Wojo, Kulon Progo.
"Kami membangun (jalur KA) di wilayah kita (BUIY), nanti dari PT KAI yang akan membangun wilayah luarnya. Pembangunan sedang jalan," kata Devi.
Sementara itu, Menteri BUMN, Rini Soemarno, menambahkan bahwa pihaknya telah meminta beberapa BUMN untuk turut membangun akses transportasi dari BUIY ke tempat wisata seperti Borobudur. Hal itu dilakukan agar BUIY memiliki nilai tambah.
"Nah ini yang harus dipikirkan salah satunya adalah wisatawan yang memang mau ke Borobudur atau tempat lain agar mereka merasa nyaman," jelasnya.
ADVERTISEMENT
3. Penerbangan di BUIY Terus Bertambah
Seusai Citilink membuka penerbangan di BUIY dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, rencananya Batik Air pada bulan ini juga akan membuka 4 penerbangan dari bandara tersebut, yakni dari Denpasar, Palangka Raya, Soekarno-Hatta Tangerang, dan Samarinda.
Tak hanya itu. Rencananya pada masa angkutan Lebaran 2019, seluruh penerbangan tambahan atau extra flight di Bandara Adisutjipto akan dipindah seluruhnya ke BUIY. Pada tahun lalu tercatat extra flight di Bandara Adisutjipto mencapai 32 penerbangan.
"Tahun lalu ada 32 extra flight. Semoga 32 juga ya tahun ini. Yang jelas semua extra flight Le‎baran masuknya ke sini (BUIY)," beber Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I Devi Suradji.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan