4 Alumni Mandiri Raih Posisi Dirut Bank BUMN

19 September 2023 18:23
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wakil Direktur Utama Bank BTN, Nixon Napitupulu; Dirut BRI, Sunarso; Dirut Bank Mandiri, Darmawan Junaidi; dan Dirut BNI, Royke Tumilaar. Foto: kumparan
Menjelang usia ke-25 pada 2 Oktober 2023 mendatang, PT Bank Mandiri Tbk berkomitmen untuk terus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat. Tak hanya melalui pengembangan layanan dan transformasi digital untuk mempermudah aktivitas perbankan bagi masyarakat, Bank Mandiri selalu membangun SDM berkualitas.
Hal ini pun dibuktikan dengan dominasi Mandirian atau para jebolan Bank Mandiri di posisi krusial Bank Himbara. Sebelum meniti karier di posisi penting BUMN tersebut, mereka telah meniti karier panjang dan menorehkan prestasi yang membuatnya pantas menyandang gelar top talent di Bank Mandiri.
Berikut ini empat sosok Mandirian yang kini menempati posisi penting di Bank BUMN!

1. Sunarso

Direktur Utama BRI Sunarso mendapatkan penghargaan "Leadership Excellence Award". Foto: Dok. BRI
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) September 2019, Sunarso ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Sebelumnya, ia sempat menjabat sebagai wakil Direktur Utama BRI untuk periode Januari-September 2019.
Sebelum menjabat sebagai petinggi BRI, pria kelahiran 1963 ini telah lama berkarier sebagai bankir di Bank Mandiri sejak 1999. Sederet tugas diemban di Bank Mandiri, mulai dari Senior Officer, Senior Relationship Manager, Assistant Vice President, SVP Client Service Team Manager, SVP Group Head Plantation Specialist, hingga menjadi Executive Vice President Group Head Agro-based Corporate Banking.
Kemudian, pada 2010-2015, Sunarso menduduki jajaran manajemen senior sebagai Direktur Commercial & Business Banking Bank Mandiri.
Selama menjabat sebagai Dirut BRI, Sunarso beberapa kali menyabet penghargaan sebagai Best CEO hingga CEO Terpopuler dalam BUMN Award. Di bawah kepemimpinannya, BRI juga berhasil meraih laba bersih Rp 29,56 triliun pada akhir Juni 2023, tumbuh 18 persen secara tahunan.

2. Darmawan Junaidi

Dirut Bank Mandiri, Darmawan Junaidi. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Berdasarkan rapat umum pemegang saham luar biasa pada 21 Oktober 2020 lalu, Darmawan Junaidi diangkat sebagai dirut Bank Mandiri untuk periode 2020-2025. Dia menggantikan dirut sebelumnya, Royke Tumilaar, yang ditugaskan menjadi Dirut PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).
Darmawan sebelumnya merupakan Direktur Treasury Bank Mandiri yang menjabat pada 2017. Ia juga sempat berkecimpung di bidang distribusi sebagai Regional CEO Bali & Nusa Tenggara Bank Mandiri pada 2015.
Tantangan Darmawan pun tidak mudah karena harus memimpin Bank Mandiri di tengah pandemi COVID-19. Meski begitu, ia berhasil mengantarkan Bank Mandiri sebagai bank terbaik dan mendorong transformasi digital.
Hasilnya, Bank Mandiri berhasil membukukan kenaikan laba bersih yang cukup signifikan di tahun 2023 berkat gencarnya transformasi digital. Hingga Juni 2023, bank berlogo pita emas itu membukukan laba bersih senilai Rp 25,23 triliun, atau tumbuh 24,9 persen secara tahunan (year on year/yoy).

3. Royke Tumilaar

Dirut BNI, Royke Tumilaar. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Seiring dengan langkah Menteri BUMN Erick Thohir untuk merombak jajaran direksi Bank BNI, Royke Tumilaar ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Sebelumnya, Royke telah meniti karier panjang di Bank Mandiri, tepatnya selama 32 tahun.
Ya, pria kelahiran 1964 ini bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 1999 melalui Bank Dagang Negara (BDN), yang merupakan warisan Bank Mandiri. Pada tahun 2007, Royke dipromosikan menjadi Group Head Regional Commercial Sales I sampai dengan Mei 2010, lalu merangkap komisaris Mandiri Sekuritas.
Kemudian menjadi Group Head of Commercial Sales Jakarta sampai dengan Mei 2011, menjabat sebagai Direktur Treasury, Financial Institutions & Special Asset Management, kemudian menduduki jabatan direktur Corporate Banking Bank Mandiri, hingga jabatan terakhir sebagai dirut Bank Mandiri.
Di BNI, Royke bertanggung jawab membangkitkan kembali kejayaan BNI dan membawanya ke tingkat global. Hanya saja dalam kurun waktu satu tahun, BNI pun mampu menjelma menjadi bank dengan pertumbuhan laba paling tinggi dibandingkan bank sekelasnya.

4. Nixon LP Napitupulu

Wakil Direktur Utama Bank BTN, Nixon Napitupulu di Menara BTN, Kamis (7/7/2022). Foto: Narda Margaretha Sinambela/kumparan
Terakhir, mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen, Nixon LP Napitupulu, diberi mandat untuk menempati posisi Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Sama seperti Dirut Bank Himbara lainnya, Nixon sebelumnya merupakan seorang Mandirian.
Nixon pernah menjabat sebagai menjadi SVP Corporate Secretary Group di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Lalu pada 2015, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen sebelum “ditransfer” menjadi Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara.
Nixon mengungkapkan salah satu rencana strategi bisnis yang ia lakukan adalah modernisasi BTN. Sedangkan fokus BTN saat ini masih sebagai mortgage bank atau bank di segmen perumahan. Pria kelahiran Medan ini juga terus mendorong profil BTN yang lebih modern melalui teknologi mobile banking.
Tidak hanya di kancah Bank Himbara, para top talent alumni Bank Mandiri juga mendominasi bidang lain di BUMN dan pemerintahan. Ada JF Hasudungan, mantan Senior Executive Vice President Special Asset Bank Mandiri yang kini menjadi Direktur Special Asset Management PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero); Didek Hartantyo, Executive Vice President (VP) Bank Mandiri periode 2011-2016, yang saat ini menjabat sebagai Dirut PT KAI dan berperan penting dalam proyek LRT; dan Rijani Tirtoso, Senior Executive Vice President Internal Audit Bank Mandiri pada 2008-2015, yang kini menempati posisi Direktur Eksekutif LPEI.
Ada juga Mandirian yang menempati posisi strategis di Pemerintahan. Sebut saja Direktur Utama Bank Mandiri periode 2013-2016, Budi Gunadi Sadikin yang saat ini menjabat sebagai Menteri Kesehatan RI, serta Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri periode 2010-2015, Pahala Mansury yang kini menjadi Wakil Menteri Luar Negeri.
Menteri BUMN Erick Thohir tak menampik talenta bagus ini memang didominasi oleh alumni bankir dari Bank Mandiri. Sehingga ia pun tak ragu menempatkan mereka pada pos-pos strategis.
“Banyak yang bertanya kenapa banyak lulusan Bank Mandiri? Jadi dari seluruh BUMN yang ada, Bank Mandiri masih menjadi talent pool terbaik. Karena itu Mandiri lagi, Mandiri lagi,” ujar Erick.
Selain mengedepankan kualitas, Erick menegaskan pemilihan direksi dan komisaris BUMN juga mengutamakan akhlak, loyalitas, dan kerja sama tim. Erick pun berharap semakin banyak perusahaan negara yang punya kemampuan mencetak kader berkualitas seperti halnya Bank Mandiri.
Advertorial ini dibuat oleh kumparan Studio