Kumparan Logo

5 Negara dengan Utang Terkecil di Dunia, Ada yang Hampir Nol!

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi uang dolar. Foto: Aditia Noviansyah
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi uang dolar. Foto: Aditia Noviansyah

Utang menjadi salah satu sumber pembiayaan APBN setiap negara, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, jika APBN hanya dibiayai oleh penerimaan negara. Mengukur besar kecilnya utang suatu negara, lazimnya dibandingkan dengan PDB (Produk Domestik Bruto) negara tersebut.

PDB merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu negara tertentu. Diartikan juga sebagai jumlah akhir nilai barang dan jasa, yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Hal ini menjadi indikasi kemampuan suatu negara membayar utang.

Tapi ada juga yang mengukur kemampuan ekonomi suatu negara dalam membayar utang dengan Produk Nasional Bruto atau PNB. Jika PDB menghitung seluruh nilai barang dan jasa, termasuk yang dihasilkan pihak asing di suatu negara, maka PNB hanya menghitung yang dihasilkan penduduk (nasional) negara tersebut saja.

Mengutip data terbaru lembaga keuangan global, Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF), terdapat 5 negara yang rasio utang terhadap PDB-nya paling kecil. Data terbaru IMF ini mengacu pada laporan ekonomi 2019.

Kepulauan Solomon: 8,91 persen

Kepulauan Solomon atau Solomon Islands termasuk negara dengan rasio utang terhadap PDB yang rendah, yakni masih single digit. Salah satunya karena negara kepulauan di Samudera Pasifik ini punya PDB yang rendah yakni hanya USD 1,64 miliar dengan PDB per kapita sebesar USD 2.450

Afghanistan: 6,13 persen

Warga Afghanistan menghitung mata uang Afghani di bank. Foto: Abdul MAJEED / AFP

Meskipun dikenal sebagai salah satu negara termiskin di dunia, namun negara yang kerap didera konflik dan perang ini juga punya rasio utang terhadap PDB terendah. Karena PDB negara ini juga relatif rendah yakni hanya USD 19,94 miliar dengan PDB per kapita hanya USD 591,67.

Brunei Darussalam: 2,58 persen

Berbeda dengan dua negara di atas, Brunei masuk kategori negara kaya dengan rasio utang terhadap PDB yang rendah. Negara kecil yang kaya minyak di Pulau Kalimantan ini punya PDB USD 15,28 miliar dengan PDB per kapita USD 33.100.

Hong Kong: 0,28 persen

Hong Kong sebenarnya merupakan bagian dari China. Tapi sebagai wilayah otonom, data ekonomi Hong Kong kerap ditampilkan tersendiri, terpisah dari China daratan sebagai induknya. Mengutip data countryeconomi.com, rasio utang Hong Kong terhadap PDB-nya sangat rendah yakni hanya 0,28 persen. Seperti Brunei, wilayah ini masuk kategori kaya dengan utang yang kecil.

Macau: 0 persen

Seperti Hong Kong, Macau sejatinya bukan negara tersendiri, melainkan bagian dari China yang merupakan wilayah otonom (Special Administrative Regions/SAR). Wilayah yang ekonominya digerakkan oleh wisata dan perjudian ini, disebut-sebut tak punya utang. Sayangnya IMF atau pun Bank Dunia, tak menyajikan data ekonomi Macau.