500 Orang Terkaya di Dunia Hartanya 'Lenyap' karena Trump, Termasuk Elon Musk

5 April 2025 15:44 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mark Zuckerberg, Jeff Bezos, Sundar Pichai, dan Elon Musk menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat di Rotunda Gedung Capitol, Washington, DC, Amerika Serikat, Senin (20/1/2025). Foto: Julia Demaree Nikhinson/Pool via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Mark Zuckerberg, Jeff Bezos, Sundar Pichai, dan Elon Musk menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat di Rotunda Gedung Capitol, Washington, DC, Amerika Serikat, Senin (20/1/2025). Foto: Julia Demaree Nikhinson/Pool via REUTERS
ADVERTISEMENT
Sebanyak 500 orang terkaya di dunia kehilangan hartanya karena kebijakan Presiden Donald Trump mengenakan tarif impor minimal 10 persen ke banyak negara. Ratusan konglomerat itu kebanyakan berasal dari AS.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan data Bloomberg Billionaires Index per 5 April 2025, total harta yang 'lenyap' dalam sehari mencapai USD 208 miliar atau setara Rp 3.463 triliun (kurs Rp 16.652 per Dolar AS).
Di posisi pertama, ada triliuner asal AS yang kini membantu pemerintahan Trump, yakni Elon Musk. Per 5 April 2025, kekayaan pemilik Tesla ini merugi sebesar USD 19,9 miliar, dan perubahan year to date (YTD) minus USD 130 miliar, sehingga total kekayaan bersih Elon ada di angka USD 302 miliar.
Selanjutnya, ada Mantan Direktur Utama Amazon Jeff Bezos yang merugi USD 7,59 miliar, diikuti perubahan YTD minus USD 45,2 miliar. Total kekayaan bersih Bezos saat ini di angka USD 193 miliar.
ADVERTISEMENT
Lalu, CEO Meta Mark Zuckerberg yang kini mesti menelan pahitnya 'harta' bahwa ia telah merugi USD 9,44 miliar dengan perubahan YTD minus USD 28,1 miliar. Dengan begitu, Mark memiliki kekayaan bersih USD 179 miliar.
Lenyapnya harta 'manusia setengah dewa' masih berlanjut, kini pebisnis Bernard Arnault yang membawahi Louis Vuitton dan Christian Dior merugi USD 5,23 miliar dengan perubahan YTD minus USD 18,6 miliar. Sehingga total kekayaan bersih Bernard USD 158 miliar.
Co-founder Microsoft dan juga lembaga filantropi Bill & Melinda Gates Foundation, Bill Gates. Foto: THOMAS KIENZLE / AFP
Tak kalah, pendiri Microsoft, Bill Gates juga terdampak harta lenyap, di mana ia merugi USD 6,45 miliar dan perubahan YTD minus USD 3,38 miliar. Kini, total kekayaan bersihnya hanya USD 155 miliar.
Ada pula Direktur utama Berkshire Hathaway, Warren Buffett yang merugi USD 10,7 miliar, tetapi perubahan YTD mengalami kenaikan USD 12,7 miliar. Sehingga total kekayaannya mencapai USD 155 miliar.
ADVERTISEMENT
Kekayaan Mantan CEO Oracle Corporation Larry Ellison juga terperosok USD 10,1 miliar dengan perubahan YTD minus USD 42,1 miliar. Sekarang, total kekayaan Larry Ellison USD 150 miliar.
Pendiri Google Larry Page juga dihantam lewat kekayaannya, dia merugi USD 4,65 miliar dengan perubahan YTD minus USD 34,6 miliar. Sehingga total kekayaan bersihnya USD 134 miliar.
Di posisi kesembilan, ada pengusaha AS bernama Steve Ballmer, per hari ini dia merugi sebesar USD 4,36 miliar dengan perubahan YTD USD 19,5 miliar. Kekayaan bersih Ballmer kini USD 127 miliar.
Kesepuluh, ada pengusaha sekaligus Mantan Pesiden Alphabet Inc, Sergey Brin yang merugi USD 4,38 miliar dengan perubahan YTD USD 32,3 miliar. Secara, kini total kekayaannya ada di angka USD 126 miliar.
Sergey Brin, Pendiri dan Presiden Alphabet. Foto: Getty Images/Bloomberg
Sebelumnya, Wall Street kembali anjlok untuk hari kedua berturut-turut pada Jumat (4/4) yang menandai secara resmi bahwa indeks Nasdaq Composite telah memasuki wilayah bear market (kondisi market mengalami penurunan signifikan).
ADVERTISEMENT
Sementara Indeks Dow Jones Industrial Average mengalami koreksi yang cukup dalam. Pemicu utamanya adalah perang dagang yang kian memanas usai trump mengumumkan tarif impor yang tinggi.
Tiga indeks utama — Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq — mencatat penurunan dua hari terbesar sejak gelombang kepanikan akibat COVID-19 saat masa jabatan pertama Presiden AS Donald Trump.
Dalam dua hari terakhir (Kamis dan Jumat), Dow anjlok 9,3 persen, S&P 500 turun 10,5 persen, dan Nasdaq longsor 11,4 persen.
Kebijakan tarif besar-besaran yang diumumkan Trump telah memicu kekhawatiran resesi global, menghapus nilai pasar triliunan dolar dari perusahaan-perusahaan AS.

Berikut daftarnya: