Kumparan Logo

6 Menko Minta Tambahan Anggaran 2026 ke Sri Mulyani, dari Zulhas hingga AHY

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Pangan Zulkifli Hasan. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Menko Pangan Zulkifli Hasan. Foto: Istimewa

Enam Menteri Koordinator (Menko) di bawah pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto mengajukan tambahan anggaran untuk tahun 2026. Mereka menyampaikan usulan tersebut dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin (7/7).

Dalam rapat itu, enam dari tujuh Menko hadir langsung memaparkan rencana kebutuhan anggaran Kementerian Koordinator masing-masing. Hanya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang absen karena sedang mendampingi Presiden Prabowo ke Brasil.

Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, mengatakan Banggar terbuka atas permintaan para Menko tersebut.

"Secara proporsional kami sungguh-sungguh akan memperhatikan berbagai masukan dan memberikan dukungan penuh kepada menko kita yang hadir. Sebelum nota keuangan disampaikan atau ketika nota keuangan disampaikan, Insyaallah pagu keuangan para menko setidaknya akan memenuhi harapan," ujar Said dalam rapat tersebut.

Ketua DPP PDIP Said Abdullah di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (12/2/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan

Berikut daftar usulan tambahan anggaran dari enam Kemenko untuk tahun 2026:

1. Kemenko Bidang Pangan

Dipimpin oleh Zulkifli Hasan (Zulhas), kementerian ini mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 272,9 miliar.

Pagu awal: Rp 137 miliar

Tambahan diminta: Rp 272,9 miliar

Total usulan anggaran: Rp 410 miliar

2. Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Cak Imin selaku Menko mengajukan tambahan anggaran hampir setara dengan pagu awal.

Pagu awal: Rp 223,9 miliar

Tambahan diminta: Rp 276,1 miliar

Total usulan anggaran: Rp 500,1 miliar

3. Kemenko Bidang Politik dan Keamanan

Dipimpin Budi Gunawan, kementerian ini mengusulkan penambahan paling besar.

Pagu awal: Rp 126,6 miliar

Tambahan diminta: Rp 602,2 miliar

Total usulan anggaran: Rp 728,8 miliar

4. Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)

Di bawah Pratikno, Kemenko PMK mengajukan tambahan lebih dari dua kali lipat pagu awal.

Pagu awal: Rp 106,9 miliar

Tambahan diminta: Rp 207,2 miliar

Total usulan anggaran: Rp 314,1 miliar

5. Kemenko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan

Dipimpin Yusril Ihza Mahendra, kementerian ini juga mengajukan

instagram embed

tambahan cukup besar.

Pagu awal: Rp 124,6 miliar

Tambahan diminta: Rp 100,6 miliar

Total usulan anggaran: Rp 225,2 miliar

6. Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

Agus Harimurti Yudhoyono meminta tambahan Rp 200,2 miliar.

Pagu awal: Rp 115,7 miliar

Tambahan diminta: Rp 200,2 miliar

Total usulan anggaran: Rp 315,9 miliar

Seluruh usulan ini akan dibahas lebih lanjut oleh Kementerian Keuangan sebelum ditetapkan dalam Nota Keuangan 2026.