75 Persen Pensil Faber Castell Indonesia Diekspor ke Berbagai Negara

15 Oktober 2018 14:42 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:05 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana di Pabrik Faber Castell Indonesia. (Foto: Elsa Toruan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Pabrik Faber Castell Indonesia. (Foto: Elsa Toruan/kumparan)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Produsen pensil dari Indonesia, Faber Castell Internasional Indonesia (FCII), mencatat 75 persen dari total produksi pensil perusahaan diekspor ke berbagai negara. Adapun beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor antara lain Timur Tengah, Asia Pasifik, Amerika Serikat, dan Eropa.
ADVERTISEMENT
Manager Quality Control FCII, Sapto, mengatakan setiap tahunnya perusahaan bisa memproduksi hingga mencapai 3 juta gross pensil. Sedangkan, pangsa pasar FCII di dalam negeri diklaim mampu mencapai lebih dari 50 persen.
“Nah, sisanya itu sekitar 25 persen untuk pasar domestik dalam negeri,” katanya saat ditemui di Pabrik Produksi Faber Castell Indonesia di Bekasi, Senin (15/10).
Sapto mengatakan, setiap produk pensil FCII memiliki pangsa pasarnya masing-masing. Misalnya pensil 2B atau warna menyasar pasar kalangan pelajar dan pekerja yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Secara umum, kata dia, pangsa pasar dalam negeri sudah lebih dari 50 persen.
Proses packing pensil warna Faber Castell di Pabrik Faber Castell Indonesia. (Foto: Elsa Toruan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Proses packing pensil warna Faber Castell di Pabrik Faber Castell Indonesia. (Foto: Elsa Toruan/kumparan)
Untuk menggenjot pangsa pasar domestik, Sapto mengatakan perusahaan akan membangun pabrik baru di dalam negeri. Langkah tersebut diharapkan mampu menjangkau kebutuhan domestik.
ADVERTISEMENT
“Kami bangun pabrik itu di sini selain untuk mendekati sumber bahan baku seperti kayu, juga untuk mendekati pasar. Total saat ini pabrik kami ada tiga, pertama di Narogong Bekasi, Cibitung, juga ada di Bekasi yang untuk isian pensil khusus,” tambahnya.
Saat ini dari produksi 3 juta gross batang pensil per tahun, setiap 1 gross nya membutuhkan sekitar 144 batang kayu. Adapun kapasitas produksi pabrik FCII yang ada di Narogong, Bekasi, saat ini mencapai 60 ribu gross tiap minggu.