9 Anak Buah Sri Mulyani Lolos Seleksi Tahap I Calon Anggota OJK, Ini Profilnya
ยทwaktu baca 3 menit

Menteri Keuangan sekaligus Ketua Panitia Seleksi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sri Mulyani Indrawati mengumumkan 155 nama calon Dewan Komisioner OJK periode 2022-2027 yang lolos seleksi tahap I. Dari 155 nama tersebut, 9 di antaranya merupakan anak buah Sri Mulyani di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Sebanyak 155 nama tersebut termasuk 9 anak buah Sri Mulyani akan mengikuti seleksi tahap II.
"Seluruh Calon Anggota DK OJK yang lulus Seleksi Tahap I (Seleksi Administratif) akan mengikuti Seleksi Tahap II (Penilaian Masukan dari Masyarakat, Rekam Jejak, dan Makalah)," tulis Sri Mulyani dalam pengumumannya, Senin (31/1).
Berikut 9 profil anak buah Sri Mulyani yang lolos sebagai calon Dewan Komisioner OJK:
Firmansyah N. Nazaroedin
Ia saat ini merupakan Kepala Pusat Pembinaan Profesi Keuangan, Kementerian Keuangan. Firmansyah merupakan lulusan The George Washington University pada tahun 1994. Ia mengawali karier di Kementerian Keuangan sejak tahun 1984. Selama berkarier, ia pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah (2011-2012), Inspektur VI Inspektorat Jenderal (2012-2015), dan Direktur Akuntansi dan Pelaporan Keuangan (2015-2019). Pada tanggal 8 Juli 2019 ditetapkan sebagai Kepala Pusat Pembinaan Profesi Keuangan.
Marwanto
Ia merupakan Widyaiswara Ahli Utama BPPK, Kementerian Keuangan. Marwanto merupakan seorang birokrat di Kementerian Keuangan. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan di antaranya Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara (2006-2009), Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Tim Reformasi Birokrasi Departemen Keuangan (2007-2009), Direktur Eksekutif Asian Development Bank (2009-2011), Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (2011-2013) dan Direktur Jenderal Perbendaharaan (2013-2019).
Adi Budiarso
Adi tercatat sebagai Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan. Ia juga pernah mengemban amanat sebagai Sekretaris Kerja Panitia Nasional 2018 Annual Meetings IMF-World Bank Group tahun 2018 di Bali. Lalu ia pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilatera, Badan Kebijakan Fiskal. Pada tanggal 24 Agustus 2020, ia dilantik menjadi Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan.
Arief Wibisono
Saat ini Arief adalah Kepala Biro Hukum, Kementerian Keuangan. Arief memulai karier di Kementerian Keuangan sejak 1993. Pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum Jasa dan Keuangan dan Perjanjian Biro Hukum (2008-2011), Kepala Bagian Ketatalaksanaan I Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan (2011-2017) dan juga Chief Change Management Officer I Chief Transformation Office (2017-2019). Pada Desember 2019 resmi menjadi Tenaga Pengkaji Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara, kemudian dilantik menjadi Kepala Biro Hukum, Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan pada 12 Maret 2021 hingga sekarang.
Yuli Kristiyono
Yuli merupakan Direktur Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan. Yuli bukan sosok baru di DJP. Sebelum mengemban jabatannya yang sekarang, ia pernah bertugas sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta, Direktur Penegakan Hukum Dirjen Pajak, dan pada 2014 ia sempat menjabat sebagai Direktur Intelijen dan Penyidikan. Sebelumnya Yuli menjabat Kepala Subdirektorat Intelijen.
Djoko Hendratto
Djoko merupakan Direktur Utama, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan. Ia pernah menduduki beberapa jabatan seperti Direktur Sistem Manajemen Investasi, Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan, dan Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan. Pada tanggal 24 Maret 2014 dilantik menjadi Direktur Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.
Bjardianto Pudjiono
Ia merupakan Widyaiswara Ahli Utama, Kementerian Keuangan.
Candra Fajri Ananda
Candra saat ini merupakan Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal Regional, Kementerian Keuangan.
Nugroho Agung Wijoyo
Ia saat ini sebagai Analis Kebijakan Madya, Kementerian Keuangan.
