Kumparan Logo

Ada Bandara Kertajati, Bandara Husein Sastranegara Disarankan Ditutup

kumparanBISNISverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembangunan Bandara Kertajati, Majalengka. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pembangunan Bandara Kertajati, Majalengka. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)

Aktivitas Bandara International Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah mulai beroperasi pada awal Juni lalu. Diharapkan dalam waktu dekat beberapa maskapai ikut meramaikan bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero) ini.

Pengamat Trasnportasi Djoko Setijowarno mengatakan, jika pemerintah menginginkan Bandara Kertajati bekerja secara maksimal maka penerbangan komersial dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung harus mulai diberhentikan.

"Ya kalau Kertajati mau full nanti Bandara Bandung harus tutup komersial kan? Tapi akses dari Bandung ke Kertajati harus bagus, kan ini belum selesai jadi bisa maksimal. Itu kan milik TNI AU (Bandara Husein Sastranegara)," ujarnya kepada kumparan, Selasa (19/6).

Djoko mencontohkan beberapa penerapan kebijakan bandara yang dilakukan negara lain, yakni tidak membangun bandara di pusat kota. Selain menonaktifkan Bandara Husein Sastranegara, akses jalur menuju Kertajati harus dibenahi agar memudahkan penumpang menjangkau bandara.

"Kemudian Bandung-Kertajati minimal jalan tol itu agak besar, pekerjaan besar terowongan sekarang sudah tembus sekitar 700 meter. Ekonomi masih tinggi Bandung, kalau bisa dialihkan bagus itu," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Perhubungan berencana membangun Kereta Api (KA) bandara untuk Kertajati. Hal ini dilakukan sebagai upaya peningkatan akses layanan menuju bandara.