Ada Bendungan Karet, Petani Indramayu Aman Bercocok Tanam saat Kemarau

Pembangunan Bendungan Karet Kali Perawan di Indramayu, Jawa Barat, milik Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Kementerian PUPR telah selesai dikerjakan pada 30 Oktober 2018 lalu. Bendungan itu mulai dibangun pada 10 Maret 2017.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menjelaskan manfaat adanya bendungan itu, yakni daerah irigasi seluas 2.307 hektare dan daerah perikanan air tawar seluas 200 hektare dapat teraliri. Lalu, bendungan itu juga diyakini dapat meningkatkan jumlah panen.
"Bisa meningkatkan jumlah panen 2 kali menjadi 3 kali karena petani bisa teraliri air di musim kemarau juga," ujarnya di Bendungan Karet Indramayu, Jawa Barat, Kamis (8/11).

Selain bermanfaat dari segi ekonomi, menurut dia, Bendungan Karet Indramayu juga bermanfaat dari segi sosial. Sebab bendungan itu mengatasi banjir daerah pemukiman seluas 380 hektare di 3 desa, yakni Kertawinangun, Ilir, dan Soge.
"Karena kan airnya tertampung di sini, sebelumnya langsung mengarah ke desa. Bendungan ini juga bisa mencegah rob," kata Basuki.
Dia menyebut, Bendungan Karet merupakan bendungan keenam yang dibangun Kementerian PUPR di Indramayu dan Cirebon. Selama ini dalam membangun bendungan itu, pihaknya tidak mengeluarkan banyak biaya lantaran tak ada aktivitas pembebasan lahan.
"Tanpa pembebasan lahan karena memakai badan air itu sendiri, badan air sungai. Jadi tinggal membangun infrastrukturnya saja," ucapnya.
