Ada Karhutla-Erupsi Gunung, Airlangga Akui Ekonomi Daerah Terdampak Bencana

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui adanya dampak bencana terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah.
Sejumlah daerah di Indonesia saat ini dilanda bencana gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga adanya erupsi gunung.
"Pertama tentu di daerah yang terdampak pasti terjadi kontraksi," ujar Airlangga di Istana, Senin malam (7/9).
Pemerintah masih memonitor dampak dari bencana di berbagai provinsi. Termasuk adanya aktivitas sejumlah gunung berapi.
"Dan kami masih monitor program-program apa yang terkena dan di berbagai provinsi tersebut. Sekarang juga kami sedang monitor akibat daripada letusan 5-6 gunung di Indonesia ini, terutama untuk aktivitas masyarakat yang sangat berkurang," sambungnya.
Selain dari aktivitas masyarakat, perlambatan ekonomi juga akan terjadi dari sektor logistik. Terutama karena sempat terhentinya aktivitas penerbangan.
Sejumlah bandara yang terkena dampak abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau, sempat ditutup sejak Minggu dini hari (6/9) dan baru saja mulai beroperasi lagi pada Selasa dini hari (8/9)
"Logistik sudah pasti di sektor penerbangan sudah terjadi gangguan karena sektor penerbangan kan juga ada kaitannya dengan kargo," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga mengakui akan adanya dampak bencana terhadap pertumbuhan ekonomi. Kendati begitu, Purbaya yakin efeknya tidak terlalu signifikan.
