Ada Orang Kaya Tak Tersentuh Pajak, CT Tantang Sri Mulyani Berburu ke 'Hutan'

20 Juli 2022 6:05
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Chairul Tanjung Foto: flickr
zoom-in-whitePerbesar
Chairul Tanjung Foto: flickr
ADVERTISEMENT
Konglomerat Chairul Tanjung mengungkapkan ada orang kaya yang berharta lebih banyak dari dia, namun hingga kini belum tersentuh pajak. Padahal, pengusaha tersebut seharusnya wajib menyetorkan uang dari sebagian usahanya ke negara.
ADVERTISEMENT
Pengusaha-pengusaha yang berharta banyak ini, kata CT, bahkan berasal dari bisnis yang enggak pernah transparan. Namun, bisa lolos dari kejaran pajak.
"Saya tahu persis karena saya orang perbankan. Uangnya ratusan miliar dan triliunan. Uang saya dan uang dia, banyakan uang dia. Tapi mereka ini belum tersentuh (pajak)," kata CT dalam Perayaan Hari Pajak 2022, Selasa (19/7).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
CT menilai, persoalan tersebut menjadi tugas pemerintah ke depan. Pria kelahiran 1962 ini menekankan, pemerintah bisa mencari pengusaha besar tersebut sebagai sasaran, sehingga tak lagi seperti berburu di kebun binatang.
"Kembali kita berharap jangan berburu di kebun binatang saja, sekali-kali di hutan juga. Karena kalau di kebun binatang lama-lama stres juga kita," tutur dia.
ADVERTISEMENT

Respons Sri Mulyani

Pertemuan Sri Mulyani, Chairul Tanjung, dan Erick Thohir. Foto: Instagram/@smindrawati
zoom-in-whitePerbesar
Pertemuan Sri Mulyani, Chairul Tanjung, dan Erick Thohir. Foto: Instagram/@smindrawati
Merespons perkataan CT, Sri Mulyani mengatakan perlu menarik pajak seperti berburu di kebun binatang. Meski demikian, pemerintah akan melihat kondisi pengusaha kakap tersebut. Jika kondisinya sedang terpuruk, maka pemerintah akan membantu.
Namun, jika kondisinya sedang mujur, maka akan menjadi sasaran empuk bagi pemerintah untuk menarik pajak. "Dunia lagi stres, pengusaha ada yang stres dan ada yang boom juga. Jadi kebun binatangnya ada yang bagian stres dan bagian sedang pesat juga. Jadi, kita nggak 'gebyah uyah'," pungkas Sri Mulyani.