Kumparan Logo

Ada Serangan Ransomware PDN, Kementerian PUPR Klaim Datanya Aman

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Ransomware.  Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ransomware. Foto: Shutterstock

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melaporkan ada 120 instansi yang terdampak dari serangan ransomware ke Pusat Data Nasional (PDN). Salah satu instansi yang terdampak adalah Kementerian PUPR.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah, memastikan keamanan data di kementeriannya aman. "Biasa, kita tetap jalan juga. Operasional enggak ada dampak," kata Zainal saat ditemui di kantornya, Jumat (28/6).

Zainal juga memastikan Kementerian PUPR memiliki back up data. "Sebelum diimigrasikan ke PDN kan kita punya server. Pasti kita punya. Tapi kalau ditanya seberapa detail harus dicek," kata dia.

Sebelumnya Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, menyebut terdapat 210 instansi yang terdampak oleh serangan ransomware.

"Yang paling terdampak adalah layanannya imigrasi ya, karena langsung pada masyarakat. Ada juga PUPR kena juga tapi sekarang lagi proses migrasi juga," ucap dia di kantor Kemenkominfo, Senin (24/6).

Gedung kementerian PUPR. Foto: Er M Gultom/Shutterstock

Sementara Menkominfo, Budi Arie Setiadi, mengungkap ada 239 kementerian lembaga sampai pemerintah daerah yang terdampak dari serangan siber ini.

“Instansi pengguna yang terganggu layanannya itu Kementerian/Lembaga itu ada 30, Provinsi ada 15, Kabupaten ada 148, dan Kota ada 48. Total ada 239 Kementerian, Lembaga, dan Daerah yang terdampak,” kata Budi Arie di Rapat Kerja Kominfo dan BSSN bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6).

Menurut Budi, ada 43 kementerian, lembaga, instansi yang tidak terdampak serangan siber tersebut. Budi juga mengatakan sejumlah instansi sudah dapat melakukan pemulihan dari serangan ransomware yang sempat melumpuhkan beberapa layanan publik.

“Instansi yang berhasil recovery layanan adalah ke Kemenko Marves: Layanan Perizinan Event, Kemenkumham: Layanan Keimigrasian, LKPP: Layanan Sikap, Kemenag: Si Halal, dan Kota Kediri ini untuk ASN digital,” ujarnya.

instagram embed