adidas Targetkan Buy Back Saham Hingga Rp 50,2 Triliun di 2021

adidas berencana untuk melakukan buy back atau pembelian saham publiknya kembali senilai 3 miliar euro (USD 3,72 miliar) atau Rp 50,22 triliun (kurs Rp 13.500) pada 11 Mei 2021 nanti. Angka ini mencapai hampir 9% dari total modal saham perusahaan.
Dilansir dari Reuters, adidas mengatakan telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melakukan aksi ini. Dana buy back saham akan menggunakan arus kas saat ini dan arus kas yang kuat di tahun-tahun ke depan.
“Buy back saham ini, rencananya akan digunakan perusahaan untuk membayar kewajiban dividen pada shareholder, sekitar 30%-50% dari laba operasi,” kata sumber dari adidas.
Sebelumnya, adidas juga pernah melakukan buy back saham hingga 1,5 miliar euro pada tahun 2014. Hal ini dilakukan perusahaan untuk menenangkan investor yang marah akibat masalah pembagian keuntungan.
Sejak saat itu, perusahaan telah mengubah sistem bisnisnya di bawah Chief Executive Kasper Rorsted, yang mengambil alih pada tahun 2016. adidas juga mulai menjual merek sepatu golf TaylorMade seharga USD 425 juta.
Setelah kinerja yang kuat pada 2016 dan semester pertama 2017, saham adidas anjlok 15% dalam enam bulan terakhir, akibat hasil kuartal III-2017 yang mengecewakan. Anjloknya saham ini, disebabkan banyaknya harga diskon yang diberikan perusahaan untuk menyaingi Nike, walaupun pertumbuhan penjualan produk masih kuat.
