kumparan
21 Oktober 2019 20:40

Agung Firman, Anak Politikus Golkar, Jadi Ketua BPK

Menhan Ryamizard Ryacudu dan Anggota I BPK Agung Firman Sampurna di Gedung BPK
Menhan Ryamizard Ryacudu dan Anggota I BPK Agung Firman Sampurna di Gedung BPK. Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan
Agung Firman Sampurna terpilih menjadi Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2019-2024. Pemilihan ini diputuskan dalam Sidang Anggota BPK yang berlangsung pada Senin (21/10) di Kantor Pusat BPK Jakarta.
ADVERTISEMENT
Sebelum terpilih sebagai Ketua BPK, pria kelahiran tahun 1971 ini tercatat sudah beberapa kali menduduki posisi Anggota BPK atau tepatnya sejak April 2012. Ia pernah menjadi Anggota III, V, dan I BPK. Sebelum di BPK, Agung berkarier di LAN, KPUD Provinsi Sumatera Selatan, hingga staf PNS di Kabupaten Musi Banyuasin.
Gedung BPK
Gedung BPK Foto: Ela Nurlaela/kumparan
Selain itu, ayah Agung juga tercatat sebagai politisi senior Partai Golkar, Kahar Muzakir.
Dikutip dari keterangan tertulis BPK, Senin (21/10), Sidang Anggota BPK juga memutuskan pembagian tugas dan wewenang Anggota BPK.
Anggota I: Hendra Susanto
Anggota II: Pius Lustrilanang
Anggota III: Achsanul Qosasi
Anggota IV: Isma Yatun
Anggota V: Bahrullah Akbar
Anggota VI: Harry Azhar Azis
Anggota VII: Daniel Lumban Tobing
ADVERTISEMENT
"Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BPK serta pembagian tugas dan wewenang ketua, Wakil Ketua, dan Anggota BPK dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Pasal 15 UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK. Selanjutnya, sesuai dengan Pasal 16 ayat (2) UU tersebut, Ketua dan Wakil Ketua BPK terpilih akan melakukan pengucapan sumpah atau janji yang dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung," tulis keterangan Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan