Kumparan Logo

Agung Firman, Anak Politikus Golkar, Jadi Ketua BPK

kumparanBISNISverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhan Ryamizard Ryacudu dan Anggota I BPK Agung Firman Sampurna di Gedung BPK. Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menhan Ryamizard Ryacudu dan Anggota I BPK Agung Firman Sampurna di Gedung BPK. Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan

Agung Firman Sampurna terpilih menjadi Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2019-2024. Pemilihan ini diputuskan dalam Sidang Anggota BPK yang berlangsung pada Senin (21/10) di Kantor Pusat BPK Jakarta.

Sebelum terpilih sebagai Ketua BPK, pria kelahiran tahun 1971 ini tercatat sudah beberapa kali menduduki posisi Anggota BPK atau tepatnya sejak April 2012. Ia pernah menjadi Anggota III, V, dan I BPK. Sebelum di BPK, Agung berkarier di LAN, KPUD Provinsi Sumatera Selatan, hingga staf PNS di Kabupaten Musi Banyuasin.

Gedung BPK Foto: Ela Nurlaela/kumparan

Selain itu, ayah Agung juga tercatat sebagai politisi senior Partai Golkar, Kahar Muzakir.

Dikutip dari keterangan tertulis BPK, Senin (21/10), Sidang Anggota BPK juga memutuskan pembagian tugas dan wewenang Anggota BPK.

Anggota I: Hendra Susanto

Anggota II: Pius Lustrilanang

Anggota III: Achsanul Qosasi

Anggota IV: Isma Yatun

Anggota V: Bahrullah Akbar

Anggota VI: Harry Azhar Azis

Anggota VII: Daniel Lumban Tobing

"Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BPK serta pembagian tugas dan wewenang ketua, Wakil Ketua, dan Anggota BPK dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Pasal 15 UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK. Selanjutnya, sesuai dengan Pasal 16 ayat (2) UU tersebut, Ketua dan Wakil Ketua BPK terpilih akan melakukan pengucapan sumpah atau janji yang dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung," tulis keterangan Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK.