Kumparan Logo

Airlangga: 156 Proyek Strategis Nasional Rampung, Nilainya Lebih Rp 1.000 T

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pimpin rapat Menteri Ekonomi ASEAN, Menko Airlangga tegaskan peran penting ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dunia. Foto: Kemenko Perekonomian
zoom-in-whitePerbesar
Pimpin rapat Menteri Ekonomi ASEAN, Menko Airlangga tegaskan peran penting ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dunia. Foto: Kemenko Perekonomian

Program Strategis Nasional (PSN) sudah memasuki tahun ke delapan. Hingga saat ini, telah diselesaikan 156 proyek pembangunan PSN.

Progres tersebut disampaikan oleh Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat menghadiri Sewindu Proyek Strategis Nasional yang digelar KPPIP di Jakarta, Senin (8/5).

"PSN sudah berjalan 8 tahun, total sudah selesai 156 PSN dengan nilai lebih dari Rp 1.000 triliun di seluruh Indonesia," kata Airlangga.

Beberapa proyek itu di antaranya seperti bandara, jalan tol, bendungan, fasilitas gas, kereta api, termasuk MRT yang saat ini menurut Airlangga menjadi cerita sukses proyek PSN bisa membangun Ibu Kota Jakarta.

"Yang sudah dirasakan dan membuat lanskap Jakarta berubah itu MRT. Tapi MRT baru Selatan ke Pusat. Pusat sampai dengan Utara itu dalam proses, itu fase dua. Dan Timur-Barat, itu juga sedang dalam proses studi," ujar dia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri Sewindu Proyek Strategis Nasional yang diselenggarakan KPPIP di Jakarta, Senin (8/5/2023). Foto: Akbar Maulana/kumparan

Dari data KPPIP, di tahun 2021 lalu ada 24 proyek PSN selesai dengan nilai Rp 125,9 triliun. Proyek PSN yang selesai di 2021 itu meliputi 6 jalan tol, 1 kereta, 1 kawasan, 1 perumahan, 2 SPAM, 11 bendungan, 1 pelabuhan, dan 1 pembangunan sektor teknologi.

Airlangga menambahkan, salah satu kendala dalam pembangunan proyek PSN ini adalah persoalan pembahasan lahan. Menurutnya, banyak proyek molor dari target karena urusan pembebasan lahan.

"Masalah klasik pembebasan lahan. Banyak proyek telat karena pembebasan lahan. Dengan KPPIP ini akan diselesaikan," kata Airlangga.