Kumparan Logo

Ajak Pengusaha Prancis ke IKN, Badan Otorita Kantongi 4 Komitmen Investasi

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone mengunjungi kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (12/6/2023). Foto: OIKN
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone mengunjungi kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (12/6/2023). Foto: OIKN

Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono mengajak Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, beserta sejumlah delegasi pimpinan perusahaan asal Prancis mengunjungi kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Senin (12/6) lalu. Kunjungan ini merupakan pertama kalinya calon investor dari Eropa berkunjung langsung ke IKN.

"Ini tahap pertama dari engagement ataupun interest dari pebisnis di Prancis (untuk berinvestasi di IKN), sekitar 20-an pengusaha-pengusaha ingin melihat langsung di lapangan,” kata Bambang dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (13/6).

Dia menegaskan bahwa kunjungan kali ini bukan sekadar kunjungan tetapi akan direalisasikan dalam bentuk investasi di IKN. Para delegasi berasal dari berbagai sektor industri seperti energi, teknologi kota cerdas, material ramah lingkungan, dan lainnya.

Tak hanya berkunjung ke kawasan Nusantara, delegasi perusahaan Prancis juga menyampaikan letter of intent (LOI) kepada OIKN. Penyerahan LOI ini menjadi yang keempat yang diserahkan Prancis, dari total 223 LOI yang telah diterima.

Adapun detail negara-negara yang telah menyampaikan 233 LoI berasal dari Indonesia sebanyak 106, Malaysia 16, China 15, Filipina 1, USA 9, UK 3, Singapura 22, Luksemburg 1, Thailand 1, Jerman 1, Jepang 26, Prancis 4, Korea Selatan 2, Spanyol 1, Finland 2, UEA 2, Canada 1, dan Brunei Darussalam 1.

embed from external kumparan

Bambang menjelaskan, investasi yang masuk tidak hanya dalam rangka menjadi investor, tapi juga sebagai pelaku bisnis. Di IKN Nusantara, disediakan kawasan lahan campuran untuk perdagangan dan jasa.

Di lokasi lahan campuran tersebut nantinya akan dibangun pusat perbelanjaan yang cukup besar di tahun 2024. Berdasarkan data dari Kedeputian Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, saat ini di area seluas 7,30 Ha sudah ada calon investor yang berkomitmen untuk berinvestasi. Secara total terdapat 71 klaster lahan campuran untuk investor yang tersebar di area Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone beserta sejumlah delegasi pimpinan perusahaan Prancis mengunjungi kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (12/6/2023). Foto: OIKN

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Agung Wicaksono mengatakan, dari 20 perusahaan asal Prancis yang berkunjung ke IKN, 4 LoI tersebut didapatkan dari perusahaan energi. Dia berharap ke depan akan ada semakin banyak negara Eropa yang berminat investasi di IKN.

“Lahan investasi yang akan tersedia untuk investor itu sudah nyata, tadi mereka sudah mengunjungi salah satu lahan untuk pembangunan komersial mixed-use (lahan campuran).” kata dia.

Terkait pertanahan, saat ini Satgas Investasi dan Percepatan Perolehan Lahan tengah mengawal ketat dan menargetkan rampung pada 27 Juli 2023.

“Mereka minta informasi dokumen-dokumennya (paket investasi dan insentif) dan dengan itu mereka bisa menyiapkan proposal mereka, setelah itu bergulir terus, mereka akan menghitung angka-angkanya, rencana bisnisnya, studi kelayakannya, setelah itu mudah untuk negosiasi dan kemudian menghasilkan investasi,” pungkas Agung.