Kumparan Logo

AKR Corporindo (AKRA) Sebut Stok BBM BP Ultimate dan 92 Masih Belum Normal

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana SPBU BP-AKR di tengah turunnya harga BBM, Senin (2/1/2022). Foto: Dok. BP-AKR
zoom-in-whitePerbesar
Suasana SPBU BP-AKR di tengah turunnya harga BBM, Senin (2/1/2022). Foto: Dok. BP-AKR

Sejumlah Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) BP-AKR Fuels Retail mengalami keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa pekan terakhir, khususnya untuk jenis BP Ultimate dan BP 92.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), Suresh Vembu, mengakui stok BBM tersebut belum sepenuhnya pulih.

"Stok ketersediaan BBM BP Ultimate dan BP 92 di beberapa jaringan SPBU BP itu belum kembali normal, tetapi BP AKR merupakan jaringan SPBU BP tetap beroperasi untuk melayani produk yang tersedia dan layanannya linear,” kata Suresh saat Public Expose 2025 secara daring, Selasa (9/9).

Suresh mengatakan, masyarakat yang ingin mengetahui ketersediaan stok maupun jadwal operasional SPBU dapat langsung menghubungi layanan pelanggan perusahaan.

“Dan juga BP AKR sampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas tidak nyaman yang terjadi dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada SPBU BP,” ujarnya.

instagram embed

Sebelumnya, Presiden Direktur BP-AKR, Vanda Laura, menegaskan SPBU BP tetap melayani masyarakat dengan produk yang tersedia.

“Seluruh SPBU BP tetap beroperasi untuk melayani produk yang masih tersedia dan layanan lainnya,” ucapnya dalam keterangan kepada kumparan, Selasa (27/8).

Ia menekankan perusahaan tengah berupaya memulihkan ketersediaan BBM dengan berbagai langkah, mulai dari mempercepat distribusi, mencari alternatif pasokan domestik, hingga menyiapkan skenario operasional untuk menjaga layanan pelanggan.

Upaya itu juga bersinggungan dengan kebijakan pemerintah. Pada 7 September 2025, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bakal mengikuti arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai sinkronisasi pasokan BBM dengan SPBU milik swasta.

“Pertamina dalam hal ini sebagai badan usaha berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, termasuk mengikuti ketentuan yang disampaikan Pemerintah,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, Minggu (7/9).

Saat ini, selain BP-AKR, beberapa SPBU swasta lainnya juga menghadapi masalah serupa. Shell misalnya, melaporkan keterbatasan pasokan untuk produk Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+.