Kumparan Logo

Akses Penumpang KRL Stasiun Manggarai Berubah, Ini Kondisinya di Jam Sibuk

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pintu Barat Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/10/2023). Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pintu Barat Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/10/2023). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Akses keluar dan masuk bagi penumpang KRL di Stasiun Manggarai berubah mulai hari ini, Senin (16/10). Hal ini lantaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyelesaikan pembangunan peron 1, 2, 3 dan hall stasiun besar tersebut. Hal ini tentu akan berdampak pada efektivitas hilir mudik penumpang.

Bagian yang terdampak pembangunan ini adalah ditutupnya akses penyeberangan di lantai dasar bagian selatan menuju pintu Timur dari peron 6 dan 7 dan sebaliknya. Akses penyeberangan tersebut kemudian dialihkan ke akses penyeberangan lantai 1.

Berdasarkan pantauan kumparan, pintu Timur ataupun akses penyeberangan di lantai 1 Stasiun Manggarai tidak terlalu ramai di jam sibuk pukul 07.00 hingga 08.00 WIB pada Senin (16/10).

Hanya saja terlihat beberapa penumpang dari peron 6 dan 7 yang berlari-lari menuju pintu Timur melalui akses penyeberangan di lantai 1. Hal ini mengharuskan penumpang untuk menaiki tangga menuju akses penyeberangan di lantai 1 dan kemudian turun tangga menuju pintu Timur.

instagram embed

Petugas yang berjaga juga terlihat sibuk memberikan informasi mengenai pengalihan sementara akses penyeberangan ini, baik melalui pengeras suara yang di pasang di hampir setiap penjuru stasiun, ataupun petugas yang berjaga di peron dan di pintu masuk.

Penumpang yang belum terbiasa juga sempat menanyakan akses pintu keluar kepada awak kumparan berada di sekitar pintu Timur. Pengubahan sementara akses penumpang ini mulai diberlakukan sejak Sabtu (14/10).

Berdasarkan keterangan petugas yang berjaga, meskipun akses penyeberangan lantai dasar bagian Selatan tersebut di tutup, hal ini memang tidak akan berdampak banyak pada kepadatan penumpang di pintu Timur yang berada di Jalan Manggarai Utara 2.

Pintu Timur Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/10/2023). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Hal ini karena penumpang lebih ramai keluar dan masuk melalui pintu Barat yang berada di Jalan Sultan Agung Pasaraya Manggarai.

Lantaran pintu Timur hanya menghubungkan dengan halte non BRT Transjakarta untuk tujuan Universitas Indonesia. Sementara pintu Barat menghubungkan KRL dengan halte BRT Transjakarta dengan tujuan perjalanan yang lebih banyak.

Terlebih pintu ini juga terhubung dengan moda transportasi KA Bandara menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Sebelumnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyesuaikan akses jalur penumpang KRL commuter Jabodetabek di mulai Sabtu (14/10).

Penyesuaian akses ini dilakukan lantaran perusahaan perkeretaapian pelat merah ini tengah merampungkan proses pembangunan peron 1, 2, dan 3 Stasiun Manggarai dan pembangunan area concourse lantai 1 pada sisi timur.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal menyebutkan bahwa untuk mendukung pekerjaan ini, DJKA akan menutup perlintasan penumpang sisi selatan.

“Kami akan menutup jalur perlintasan penumpang, atau passenger crossing sisi selatan, sehingga kami dapat menyelesaikan pembangunan peron I, dan menyambung peron II dan III,” tutur Risal dalam keterangannya, dikutip Sabtu (14/10).

Risal menjelaskan, sebagai alternatif akan dibuatkan akses perlintasan penumpang sementara untuk penumpang melintas di area at grade atau lantai dasar Stasiun Manggarai. Selain itu, akan dioperasikan pula area concourse lantai 1 dengan membuka partisi pada gedung baru Stasiun Manggarai.