Aksi Jual Saham Chip Bikin Bursa Korsel Anjlok 9%, Picu Trading Halt 20 Menit

Bursa saham Korea Selatan kembali trading halt (penghentian perdagangan) untuk yang kedua kalinya pekan ini karena saham produsen chip anjlok, menyoroti sensitivitas pasar terhadap fluktuasi sentimen AI global.
Dikutip dari Bloomberg, Jumat (26/6), indeks acuan Kospi memperpanjang kerugian setelah trading halt atau penghentian perdagangan selama 20 menit di Bursa Saham Korsel, anjlok hingga 9 persen. Samsung Electronics Co. dan SK Hynix Inc. masing-masing anjlok lebih dari 10 persen. Investor asing menjual saham Kospi senilai 3 triliun won pada sesi perdagangan pagi.
Penurunan ini menandai pembalikan cepat dari lonjakan pada Kamis (25/6), ketika perkiraan bullish Micron Technology Inc. dan rencana pencatatan saham oleh SK Hynix meningkatkan optimisme atas keberlanjutan perdagangan AI. Sentimen memburuk karena para trader menganalisis perkembangan termasuk kenaikan harga produk Apple karena kekurangan chip memori, rencana investasi besar-besaran oleh produsen chip lokal, dan kekhawatiran bahwa OpenAI mungkin menunda penawaran umum perdananya (IPO).
Pasar Korsel telah dilanda volatilitas ekstrem tahun ini, dipicu oleh lonjakan aktivitas ritel yang bergantung pada perdagangan margin dan gelombang dana yang diperdagangkan di bursa dengan leverage yang mengikuti produsen chip. Kekuatan-kekuatan ini telah membuat pasar senilai USD 4,9 triliun rentan terhadap fluktuasi yang tajam. Dari 11 mekanisme penghentian perdagangan (circuit braker) yang diaktifkan untuk perdagangan Kospi sejak 2000, lima di antaranya terjadi pada tahun ini.
Ahli strategis di Lombard Odier di Singapura, Homin Lee, mengatakan pergerakan itu kemungkinan disebabkan oleh rumor penundaan IPO di AS, bersamaan dengan kenaikan harga produk Apple. Perkembangan tersebut memperburuk debat yang sedang berlangsung terkait batasan bottleneck memori. Ia juga mengatakan volatilitas kemungkinan akan terus berlanjut, didorong oleh berbagai perdagangan yang menggunakan leverage.
Samsung dan SK Hynix sedang bersiap untuk mengumumkan investasi baru senilai ratusan miliar dolar pada Senin mendatang. Menurut laporan Maeil Business Newspaper, Samsung Group akan meluncurkan paket pengeluaran senilai 1.000 triliun won selama dekade berikutnya, yang akan menjadi rencana terbesar dalam sejarah Korsel.
Indeks Kospi telah mengalami fluktuasi tajam tahun ini akibat dua raksasa chip yang bersama-sama menyumbang hampir 60 persen dari bobot bursa. Volatilitas begitu tinggi sehingga analisis menyamakan fluktuasi intra-day dengan kegilaan saham meme (meme-stock frenzy).
"Perdagangan memori masih memiliki peluang, tapi dorongan positifnya selektif sementara hambatan negatifnya jauh lebih luas," kata kepala strategi investasi di Saxo Markets, Charu Chanana.
"Risikonya adalah siklus memori yang lebih kuat hari ini mulai memperlambat perdagangan AI yang lebih luas di masa mendatang, dan pasar mulai memperhitungkan risikonya," lanjutnya.
