Kumparan Logo

Amman Mineral (AMMN) Resmi IPO, Sahamnya Menguat 2 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komisaris dan Direksi PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dalam pencatatan perdana saham di Gedung BEI, Jumat (7/7/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Komisaris dan Direksi PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dalam pencatatan perdana saham di Gedung BEI, Jumat (7/7/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), setelah resmi mencatatkan sahamnya pada Jumat (7/7).

Saham AMMN menguat 25 poin atau 1,47 persen ke level 1.720. HIngga pukul 09.21 WIB, saham AMMN juga masih bertahan di. zona hijau, naik 35 poin (2,06 persen) ke level 1.735.

Dalam proses IPO ini, perusahaan mengincar dana sebesar Rp 10,73 triliun dari pelepasan sebanyak 8,80 persen saham ke publik, dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO sebanyak 6.328.208.800 saham biasa dengan harga penawaran sebesar Rp 1.695 setiap saham.

Komisaris dan Direksi PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dalam pencatatan perdana saham di Gedung BEI, Jumat (7/7/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

Direktur Utama PT Amman Mineral Internasional Tbk, Alexander Ramlie menyatakan perseroan meyakini prospek usaha pertambangan tembaga akan mengalami tren positif, karena meningkatnya permintaan tembaga di dunia.

“Peningkatan ini terjadi seiring pertumbuhan sektor industri, energi terbarukan, serta kendaraan listrik. AMMN melihat dinamika pasar tersebut sebagai peluang untuk memperkuat posisi perseroan sebagai salah satu produsen tembaga terbesar di dunia,” ujar Alexander dalam seremoni pencatatan perdana saham di Gedung BEI, Jumat (7/7).

Oversubscribed 13,6 Kali

Sementara itu, Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, yang merupakan salah satu penjamin pelaksana emisi efek, menyatakan terjadi kelebihan permintaan atau oversubscription dalam penawaran umum perdana saham AMMN yang terlihat dari proses penawaran umum yang berlangsung pada 3 Juli–5 Juli 2023 lalu.

“Minat investor dalam penjatahan terpusat (Pooling) juga cukup tinggi, terlihat dari jumlah kelebihan permintaan(oversubscription) hingga 13,6 kali dengan jumlah investor lebih dari 27.000orang," tuturnya.

Pooling size juga meningkat dari 2,5 persen menjadi 7,5 persen dari seluruh jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO AMMN sebagai dampak dari oversubscription tersebut.