Anak Buah Raja Salman Siap Suntik Startup Indonesia

2 September 2022 7:57 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Perwakilan Kerajaan Arab saudi di NXC International Summit 2022 di Hotel Merusaka, Nusa Dua, Bali, Kamis (31/8/2022). Foto: Sinar Utami/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Perwakilan Kerajaan Arab saudi di NXC International Summit 2022 di Hotel Merusaka, Nusa Dua, Bali, Kamis (31/8/2022). Foto: Sinar Utami/kumparan
ADVERTISEMENT
Pemodal startup asal Arab Saudi ikut memeriahkan pagelaran NXC International Summit 2022. Dalam kesempatan ini perwakilan dari Negeri Raja Salman ini telah bertemu dengan beberapa Unicorn asal Indonesia.
ADVERTISEMENT
Adapun perwakilan dari Arab Saudi ini terdiri dari National Technology Development Program (NTDP) Kingdom of Saudi Arabia (KSA) Ibrahim Neyaz, Ministry of ICT KSA Mohammed Al-Arifi, Wa’ed Ventures Ziad Abdulaaal, dan Startup House Bahar AlHarbi.
Dikutip dari twitter @McitGovSa, para investor Arab Saudi ini bertemu dengan perwakilan Unicorn termuka Indonesia, Blibli, Ajaib Indonesia, Xendit, J&T Express, dan Kopi Kenangan.
Pertemuan itu disebut sebagai bagian dari upaya Kerajaan Arab untuk memperluas kemitraan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan merangsang solusi yang inovatif guna melayani kewirausahaan.
Adapun selain bertemu dengan para Unicorn, investor Arab Saudi ini dijadwalkan bertemu dengan lebih dari 100 startup di forum NXC International Summit 2022. Hal itu untuk membicarakan potensi mengucurkan modal jutaan dolar AS.
Perwakilan Kerajaan Arab saudi di NXC International Summit 2022 di Hotel Merusaka, Nusa Dua, Bali, Kamis (31/8/2022). Foto: Sinar Utami/kumparan
Sebelumnya Wa’ed Ventures Ziad Abdulaaal mengatakan, ia hadir ke Indonesia untuk mencari perusahaan di luar Arab Saudi untuk mencari startup yang potensial, setelah bertahun-tahun fokus mendanai startup di negeri asalnya.
ADVERTISEMENT
Adapun Wa’ed Ventures merupakan perwakilan salah satu investasi perusahaan minyak terbesar dunia, Saudi Aramco. “Kami ingin melihat potensi yang ada di luar negara kami untuk mengembangkan dan bersinergi bisnis Aramco,” ungkapnya kepada awak media di Nusa Dua, Bali, Rabu (31/8).
Di mana, Wa’ed Ventures membuka peluang untuk pendanaan startup Indonesia di berbagai level. Seperti USD 500.000 untuk pendanaan tahap awal hingga USD 20 juta untuk pendanaan yang lebih berkembang.