Anak Usaha BUMN Ini Jual Minyak Goreng ke China Sampai Rusia

PT Industri Nabati Lestari (INL) dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) bekerja sama memasarkan 450 ribu ton minyak goreng curah tahun ini. Ratusan ribu ton minyak goreng tersebut akan dipasarkan di dalam dan luar negeri.
Perlu diketahui, INL adalah anak usaha yang dibentuk PT Perkebunan Nusantara (PT PN) III dan IV.
Direktur Utama PT INL, J Swondo mengungkapkan, minyak goreng yang diproduksinya akan dipasarkan ke beberapa daerah di Indonesia, seperti Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Selain itu, perseroan juga rencananya akan menjual ke berbagai negara di dunia.
“Ada China, Rusia, Jerman, dan Timur Tengah,” sebutnya usai melakukan penandatanganan kerja sama antara PT INL dan PT PPI di kantor Holding Perkebunan Nusantara, Gedung Agro Plaza, Jakarta, Senin (15/1).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PPI Agus Andiyani menyatakan pihaknya telah ditunjuk INL sebagai distributor. Agus mengungkapkan PPI sudah mulai ada pembicaraan dengan negara-negara tersebut. Jika pembicaraan selesai dan menjalin kontrak, perusahaan akan segera mengekspor ke negara tersebut.
“Kita sudah ada (kantor cabang) di China. Nanti menyusul Rusia,” sebutnya.
Agus berharap dapat menjalin kontrak kerja sama pembelian minyak goreng milik INL dengan negara manapun mulai tahun ini. Di samping itu, PPI juga akan terus mengembangkan penjualan minyak goreng di pasar lokal.
"Sisanya kalau memang ada permintaan, baru kita ekspor,” katanya.
Untuk pasar lokal, minyak goreng akan dipasarkan ke masyarakat kelas menengah ke bawah. Dari 450 ribu ton minyak goreng yang diproduksi INL, bahan bakunya berasal dari PT PN III yang mampu memproduksi Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 600 ribu ton per tahun.
