Anak Usaha Indosurya Ini Diperiksa OJK, Imbas Masalah Koperasi yang Gagal Bayar

27 Februari 2023 20:06 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kepala Eksekutif OJK Bidang Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank, Ogi Prastomiyono. Foto: Wendiyanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Eksekutif OJK Bidang Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank, Ogi Prastomiyono. Foto: Wendiyanto/kumparan
ADVERTISEMENT
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap jajaran direksi PT Sarana Majukan Ekonomi Finance Indonesia.
ADVERTISEMENT
PT Sarana Majukan Ekonomi Finance Indonesia merupakan salah satu anak usaha Indosurya Grup, yang dulunya bernama PT Indosurya Inti Finance.
Indosurya sendiri saat ini memang sedang bermasalah secara hukum akibat gagal bayar yang dilakukan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya yang mencapai Rp 16 triliun. Terlebih sang pemilik, Henry Surya, juga divonis lepas oleh PN Jakbar.
Ogi menjelaskan, hingga saat ini OJK telah melakukan pemeriksaan hingga para pemegang saham PT Sarana Majukan Ekonomi Finance Indonesia. Ia menegaskan pengawasan dilakukan secara intensif pada aktivitas usaha yang dilakukan oleh KSP Indosurya dan pemiliknya.
"Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan permasalahan daripada KSP Indosurya dan juga pemegang saham serta pengendalinya di mana itu dikaitkan dengan jasa keuangan salah satunya PT Sarana Majukan Finance Indonesia, dulu adalah PT Indosurya Inti Finance," ujar Ogi dalam konferensi pers RDK OJK, Selasa (27/2).
ADVERTISEMENT
Pengawas juga telah melakukan tindakan corrective action yang mencakup manajemen risiko dan prinsip tata kelola yang baik bagi perusahaan tersebut dalam seluruh aktivitasnya.
"Pengawas telah mengambil tindakan tegas dengan meminta direksi, komisaris dan pemegang saham untuk melakukan tindakan corrective action," katanya.
Menurut Ogi, anak usaha Indosurya itu sudah melakukan langkah-langkah perbaikan. Namun, saat ini masih dalam monitoring secara intensif terkait langkah perbaikan yang masih berjalan.