Kumparan Logo

Anggaran MBG Bakal Berkurang, Jadi Rp 121 Triliun pada 2025

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyampaikan keterangan usai melakukan pertemuan terkait penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Rabu (14/5/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyampaikan keterangan usai melakukan pertemuan terkait penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Rabu (14/5/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2025 kemungkinan tidak akan sebesar yang direncanakan sebelumnya.

Rencana awal, rencana anggaran MBG untuk tahun 2025 sebesar Rp 171 triliun. Namun, dana yang dibutuhkan diperkirakan bakal turun menjadi Rp 121 triliun.

“Anggaran MBG yang sudah resmi (tahun ini) Rp 71 triliun, kemudian dicadangkan Rp 100 triliun tambahan. Tapi dari proyeksi BGN, kemungkinan besar hanya akan membutuhkan tambahan Rp 50 triliun,” ujar Kepala BGN, Dadan Hindayana kepada kumparan, Rabu (25/6).

Katanya, kebutuhan anggaran yang lebih kecil ini terjadi karena percepatan penambahan penerima manfaat akan selesai pada akhir November 2025.

“Kan BGN sudah mendapat Rp 71 triliun dan percepatan penambahan penerima manfaat akan dicapai akhir November. Jadi anggaran yang dibutuhkan cukup Rp 50 triliun,” tambah Dadan.

Sebelumnya, pada Januari 2025, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan rencana penambahan anggaran MBG dari Rp 71 triliun menjadi Rp 171 triliun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Apabila program Makan Bergizi Gratis ini akan ditingkatkan dari Rp 71 triliun, ditambahkan Rp 100 triliun, bukan naik ke Rp 100 triliun. Maka menjadi Rp 171 triliun dan jumlah sentranya akan meningkat. Maka saya berharap bahwa ini akan menimbulkan multiplier effect yang luar biasa bagi usaha kecil menengah di seluruh Indonesia,” ujar Sri Mulyani dalam acara BRI Microfinance Outlook 2025, Kamis (30/1).

Sementara itu, realisasi penyaluran anggaran MBG hingga 12 Juni 2025 tercatat Rp 4,4 triliun. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan, realisasi belanja BGN per 31 Mei sebesar Rp 3,3 triliun, kemudian bertambah lebih dari Rp 1 triliun dalam setengah bulan.

Penyaluran anggaran MBG saat ini dilakukan melalui 1.716 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada 4,89 juta penerima manfaat. Jumlah ini baru setara 5,89 persen dari target total 82,9 juta penerima manfaat yang diharapkan tercapai pada November atau Desember 2025.

instagram embed