Anies Dorong UMKM Jakarta Naik Kelas Lewat QRIS Jakpreneur

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendorong pelaku UMKM naik kelas dalam event Merdeka Belanja Online. Salah satunya dengan menyediakan pembayaran non tunai QRIS Jakpreneur.
QRIS Jakpreneur sama seperti QRIS pada umumnya, namun bisa mengintegrasikan transaksi penjualan UMKM dengan monitoring langsung dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, pendampingan, dan pemberdayaan yang lebih tepat sasaran. QRIS Jakpreneur ini berkolaborasi dengan platform sistem pembayaran, Netzme Kreasi Indonesia (Netzme).
“Saya harap kolaborasi dan event ini dapat terus bertambah dan menyentuh semakin banyak usaha mikro dan ultra mikro, karena hampir 95 persen pelaku usaha di Jakarta adalah usaha mikro dan ultra mikro. Saya yakin dengan semangat inovasi dan melayani yang dimiliki Dinas PPKUKM serta dukungan grounded experience yang dimiliki oleh mitra kerja (Netzme) akan mampu menciptakan hal positif bagi masyarakat Jakarta,” ujar Anies dikutip dari Instagram Netzme, Selasa (23/8).
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, QRIS Jakpreneur ini merupakan bagian dari implementasi lebih lanjut penerapan program kewirausahaan. Tujuannya agar pelaku usaha UMKM menjadi sukses dengan memanfaatkan teknologi sistem pembayaran QRIS, hasil kolaborasi dengan Netzme.
Menurut dia, QRIS Jakpreneur tidak hanya memberikan fasilitas sistem pembayaran non-tunai yang cepat, mudah, murah, aman dan andal bagi seluruh UMKM Jakpreneur yang sudah bisa memanfaatkannya, tapi juga memungkinkan Dinas PPKUKM bisa secara langsung (real-time) melakukan pemantauan yang lebih akurat dan terukur atas perkembangan kinerja setiap UMKM dari berbagai program pengembangan kewirausahaan yang selama ini berjalan dan yang akan datang.
“QRIS Jakpreneur ini juga akan segera terintegrasi secara penuh dan langsung dengan platform Jakpreneur yang sudah dikembangkan terlebih dahulu sebelumnya oleh pihak Dinas PPKUKM, serta sudah menaungi lebih dari 324.000 UMKM Jakpreneur dari seluruh wilayah DKI Jakarta," jelasnya.
Sementara itu, CEO Netzme, Vicky G. Saputra, berharap program kewirausahaan dengan memanfaatkan sistem pembayaran QRIS Jakpreneur bisa mendorong pelaku UMKM untuk masuk ke sektor digital.
Selain itu, kolaborasi tersebut juga sebagai wujud dukungan atas upaya Bank Indonesia, pemerintah, dan pemda dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan serta digital masyarakat, khususnya UMKM, sejalan dengan partisipasi aktif Netzme dalam Pekan QRIS Nasional 2022.
“Melalui aplikasi pembayaran berbasis komunitas dengan beragam layanan jasa akses layanan keuangan dan beragam fitur pengembangan kewirausahaan mikro kreatif yang dimiliki oleh Netzme, kami optimistis tujuan yang ingin dicapai oleh Pemprov DKI Jakarta dapat terwujud,” tambahnya.
