AP II Targetkan Pengoperasian Bandara Hanandjoeddin di April 2019

PT Angkasa Pura II menargetkan pengoperasian bandara H.AS. Hanandjoeddin di Tanjung Pandan, Belitung dilakukan April 2019. Sebelumnya, bandara ini dikelola oleh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. “Kita upayakan agar April sudah diserahterimakan dan segera kita operasikan,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin saat ditemui di Belitung, Selasa (5/2). Sebelumnya, serah terima pengoperasian ini dijalin melalui pola Kerja sama Pemanfaatan (KSP) Aset Barang Milik Negara selama 30 tahun. Menurut Awaluddin, kerja sama ini bisa membantu pemerintah dalam menghemat APBN. “Capital expenditure dan operational expenditure tiga bandara itu akan berasal dari AP II sehingga pemerintah memiliki pilihan untuk menggunakan APBN guna membangun infrastruktur lainnya. Kami sangat menyambut baik kerja sama dengan pola KSP ini sebab dapat mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia demi kepentingan masyarakat," katanya.
Nantinya, pengembangan Bandara H.AS. Hanandjoeddin (Tanjung Pandan) akan dimulai dengan membangun terminal baru dan perluasan terminal eksisting untuk mengakomodir peningkatan jumlah penumpang.
Saat ini, jumlah pergerakan penumpang di bandara tersebut telah mencapai 1 juta penumpang per tahun, sementara kapasitas terminal hanya 300.000 penumpang. "Investasi di H.AS. Hanandjoeddin disiapkan Rp 559,9 miliar di mana setengahnya untuk pengembangan terminal. Sisanya untuk fasilitas lainnya seperti penebalan runway," tambahnya. Bandara H.AS. Hanandjoeddin saat ini melayani sejumlah penerbangan domestik seperti dari dan ke Jakarta dan Palembang, serta rute internasional dari dan ke Singapura.
