Apa Kabar 8 Ruas Tol yang Dijanjikan Beroperasi Tahun Ini?

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada pertengahan tahun ini mengumumkan bahwa 9 ruas tol beroperasi hingga akhir 2019. Baik tol yang ada di Sumatera, Jawa, hingga Sulawesi.
Namun hingga saat ini baru 1 ruas jalan tol yang telah beroperasi, yakni Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) seksi 2 yang menghubungkan Raya Bogor-Kukusan sepanjang 5,5 kilometer (km). Ruas tol itu dioperasikan bulan lalu.
Lantas apa kabar progres 8 ruas tol lain yang dijanjikan beroperasi tahun ini? Berikut kumparan rangkum:
1. Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung
Pembangunan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung terbagi menjadi 2 seksi, yaitu seksi I ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang sepanjang 112,20 km dengan progres konstruksi sudah mencapai 99 persen.
Sementara untuk seksi II ruas Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 77 km saat ini progress konstruksinya telah mencapai 97 persen. Secara keseluruhan progres fisik Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung mencapai 98 persen dan ditargetkan beroperasi akhir 2019.
Ruas Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang telah melalui uji laik fungsi yang dilaksanakan pada tanggal 2 – 3 Mei 2019 di KM 140–KM 194. Kemudian dilanjutkan ruas Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung di KM 194 – KM 330 pada tanggal 14 – 15 Agustus 2019.
Proses uji laik fungsi meliputi evaluasi aspek keselamatan dan manajemen lalu lintas, evaluasi aspek sarana jalan, jembatan dan bangunan pelengkap serta evaluasi aspek administrasi dan operasi. Sertifikat Laik Operasi Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang telah diterbitkan pada 12 September 2019.
2. Tol Manado – Bitung
Tol Manado – Bitung seksi 1-2A yang menghubungkan Manado – Danowudu sepanjang 22,5 km ditargetkan beroperasi tahun ini. Berdasarkan data Kementerian PUPR per 7 Oktober 2019, progres Tol Manado – Bitung seksi 1 mencapai 100 persen, sementara seksi 2A mencapai 89,4 persen.
Dengan nilai investasi Rp 6,19 triliun, kehadiran jalan tol pertama di Sulawesi Utara ini akan memangkas waktu tempuh dari Manado ke Bitung, atau sebaliknya dari saat ini sekitar 90-120 menit, menjadi sekitar 30 menit.
3. Tol Balikpapan – Samarinda
Tol Balikpapan-Samarinda seksi 2-4 menghubungkan Samboja-Samarinda sepanjang 66,4 km. Progres pembangunan tol tersebut saat ini sudah dalam tahap penyelesaian dengan progres konstruksi sebesar 99,5 persen.
4. Tol Kunciran - Serpong
Tol Kunciran – Serpong sepanjang 11,14 km menghubungkan Kota Tangerang Selatan dengan Kota Tangerang. Saat ini progres pembangunan ruas tol tersebut telah mencapai 97,5 persen.
5. Tol Pandaan – Malang
Tol Pandaan – Malang seksi 4 Singosari – Pakis memiliki total panjang 5,1 km dengan investasi total Rp 5,97 triliun. Progres pembangunan ruas tol itu telah mencapai 97,12 persen.
“Mudah-mudahan keseluruhan ruas tol Pandaan-Malang bisa selesai lebih cepat. Apabila seksi 4 selesai bisa langsung dioperasikan saja (tidak perlu diresmikan lagi)," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berdasarkan keterangan tertulis, Minggu (13/10).
Tol Pandaan-Malang terdiri dari 5 seksi, yakni seksi 1 Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,4 km, seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8 km, seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,1 km, seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4,75 km, dan seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 3,1 km.
6. Tol Kayu Agung – Palembang – Betung
Tol Kayu Agung-Palembang-Betung seksi 1 Kayu Agung-Palembang sepanjang 33,5 km ditarget dapat beroperasi tahun ini. Dengan total investasi Rp 17,35 triliun, progres ruas tol itu telah mencapai 92,21 persen.
7. Tol Pekanbaru – Dumai
Tol Pekanbaru-Dumai seksi 1-2 ruas Pekanbaru-Petapahan sepanjang 33,6 km ditargetkan bisa beroperasi tahun ini. Saat ini progres pembangunan ruas tol itu sudah di angka 82,54 persen.
8. Tol Jakarta – Cikampek II Elevated
Tol Jakarta - Cikampek II Elevated sepanjang 36,37 km memiliki rute mulai dari SS Cikunir hingga Karawang. Saat ini progres pembangunan ruas tol itu telah mencapai 98,23 persen.
Direktur Utama PT JJC Djoko Dwijono menargetkan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) ini dapat digunakan secara fungsional pada akhir tahun 2019.
“Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) kami targetkan dapat digunakan secara fungsional pada akhir tahun untuk mendukung pelaksanaan arus mudik Libur Natal & Tahun Baru 2019 dan beroperasi penuh pada awal tahun 2020,” kata Direktur Utama PT JJC Djoko Dwijono saat ditemui di Simpang Susun Cikunir, Bekasi, Minggu (22/9).
