Kumparan Logo

Apa Kabar Pembangunan Tol yang Miliki 6 Perlintasan Gajah di Sumatera?

kumparanBISNISverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah pekerja menggunakan alat berat untuk menyelesaikan proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 1, di Provinsi Riau, Selasa (30/4/2019). Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pekerja menggunakan alat berat untuk menyelesaikan proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 1, di Provinsi Riau, Selasa (30/4/2019). Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR menargetkan Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,5 kilometer (km) bisa beroperasi penuh pada tahun ini.

Berdasarkan data yang diterima kumparan, Tol Pekanbaru-Dumai seksi I Pekanbaru-Minas sepanjang 9,5 km sudah selesai dibangun. Sementara progres seksi II Minas-Petapahan sepanjang 24 km telah mencapai 85 persen.

Sedangkan progres seksi III Petapahan-Kandis sepanjang 16,9 km mencapai 78 persen, seksi IV Kandis Utara-Duri Selatan sepanjang 26,25 km capai 74,5 persen, seksi V Duri Selatan-Duri Utara sepanjang 25,44 km capai 29.4 km dan seksi VI Duri Utara-Dumai sepanjang 25,44 km capai 85 persen.

"Iya, target selesai akhir tahun (2020)," jelas Kepala BPJT, Danang Parikesit kepada kumparan, Selasa (11/2).

Gajah Sumatera Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro

Berbeda dengan jalan tol lain, Tol Pekanbaru-Dumai dibangun 6 perlintasan gajah. Pertama di Sungai Tekuana di seksi II yang tak jauh dari Pusat Latihan Gajah Minas di Kabupaten Siak, sementara 5 sisanya di seksi IV yang dekat dengan Suaka Margasatwa Balai Raja.

Danang menjelaskan, perlintasan atau underpass khusus untuk gajah itu dibangun untuk melindungi gajah agar tetap bebas berkeliaran di habitatnya.

"Akan ada beberapa tumbuhan yang ditanam di perlintasan tersebut agar gajah merasa tidak terganggu saat kendaraan melintas," bebernya.