Aplikasi Kencan Online Bumble Catatkan Pendapatan USD 242,9 Juta di Q-I 2023
·waktu baca 2 menit

Bumble Inc (BMBL), perusahaan aplikasi kencan mencatatkan pendapatan senilai USD 242,9 juta pada kuartal-I tahun 2023, atau naik 15,7 persen secara tahunan dari USD 241 juta pada kuartal-I tahun 2022. Capaian ini membuat saham BMBL melesat 7 persen pada penutupan.
Dikutip dari Reuters, Sabtu (6/5), total pengguna yang membayar untuk aplikasi Bumble tumbuh 31 persen menjadi 2,3 juta. Sedangkan untuk Aplikasi Badoo dan pengguna berbayar lainnya turun 7,4 persen menjadi 1,1 juta.
Perusahaan induk Bumble, Badoo, dan Fruitz, diuntungkan oleh pertumbuhan pengguna yang kuat selama periode tersebut karena lebih banyak orang memilih membayar untuk menemukan pasangan mereka.
"Kekuatan Bumble dalam menarik pengguna wanita akan membantu mereka mempertahankan pangsa pasar mereka melawan pesaing, karena mereka membedakan diri dengan memberdayakan wanita untuk mengambil langkah pertama," kata Analis Third Bridge, Nicholas Cauley, dikutip dari Reuters, Sabtu (6/5).
Bumble meluncurkan fitur baru bernama "Compliments" dalam aplikasinya. Strategi ini berhasil membuat perusahaan keluar dari permasalahan yang disebabkan oleh inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga.
Total pengguna yang membayar aplikasi Bumble meningkat menjadi 3,5 juta pada kuartal-I 2023, naik dari 3 juta pengguna yang membayar pada tahun sebelumnya.
Perusahaan mengatakan, sebanyak 15 persen dari pengguna aktif bulanan Bumble telah menggunakan fitur Compliments, dan optimis jumlah tersebut akan terus meningkat.
