Apresiasi Kinerja PUPR, Airlangga Minta Nama Jalan Daendels Dihapus dari RI
·waktu baca 1 menit

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai Jalan Anyer-Panarukan kini bukan lagi dikenang sebagai hasil pembangunan Kolonial Daendels. Dia ingin agar pembangunan jalan raya ini dikenang sebagai karya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Airlangga mengatakan, seluruh jalan di koridor Utara Pulau Jawa hampir seluruhnya disambungkan oleh Kementerian PUPR.
"Jadi kalau sejarah mengatakan yang membangun Anyer-Panarukan adalah Daendels, hari ini selesai semua, diselesaikan oleh Pak Basuki," kata dia saat Konferensi Sewindu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Grand Sheraton, Jakarta, Rabu (26/7).
Airlangga mengatakan, jalan yang dibangun PUPR dan hampir menyambungkan Anyer-Panarukan itu menggunakan dana sebesar Rp 32 triliun. Ia berharap hal ini sekaligus menghapus nama jalan raya Daendels di daerah Jawa Timur.
"Saya hanya punya sedikit jalan raya Daendels yang minta diselesaikan supaya kita tidak kenal lagi jalan raya Daendels di daerah Jawa timur, Gresik. Itu kalau bisa selesai dengan dana Inpres Rp 32 triliun menghubungkan seluruh kawasan, mari kita hapus Daendels dari negara Indonesia raya ini, nama jalannya," pungkasnya.
