Arab Saudi Dukung Penuh Presidensi G20 Indonesia: Jaga Ketahanan Pangan Dunia
·waktu baca 1 menit

Pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dengan Menteri Ekonomi dan Perencanaan Arab Saudi, Faisal Al-Ibrahim, di Davos, Swiss pada Minggu (22/5), membicarakan berbagai isu global.
Salah satunya terkait dampak perang Rusia-Ukraina, yang menyebabkan volatilitas energi, metal, dan investasi. Hal tersebut salah satunya berdampak pada meroketnya harga minyak dunia dan masalah ancaman krisis pangan.
"Arab Saudi telah mengantisipasi dampak perang dengan meningkatkan kapasitas refinery," kata Faisal Al-Ibrahim dikutip dari keterangan pers Kemenko Ekonomi.
Terkait masalah pangan, Faisal berharap Indonesia yang saat ini memegang Presiden G20, dapat menjaga situasi global, terutama masalah ketahanan pangan (food security). Faisal mengatakan mendukung penuh Indonesia memegang Presidensi G20.
"Meskipun Arab Saudi tidak terlalu terdampak, namun mengkhawatirkan kondisi di negara-negara sekitar, terutama terkait kelangkaan fertilizer," kata Faisal.
Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan beberapa perkembangan Presidensi G20 dan keanggotaan Indonesia pada Global Crisis Response Group (GCRG).
Menko Airlangga Arab Saudi menyampaikan harapannya agar Arab Saudi dapat berpartisipasi dalam Pertemuan Tingkat Menteri Pembangunan G20.
Selain itu, Menko Airlangga juga mengharapkan dukungan dan kerja sama Pemerintah Arab Saudi dalam mencapai kepentingan global bersama.
