Kumparan Logo

Area Bandara Kertajati Rencananya Dibangun Pabrik Pesawat PTDI

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di kawasan Bandara Kertajati. Foto: Putri Sarah Arifira & Helmi Afandi Abdullah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di kawasan Bandara Kertajati. Foto: Putri Sarah Arifira & Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas berencana untuk membangun pabrik pesawat di area Bandara Kertajati, Majalengka.

Direktur Utama PINA Bappenas, Ekoputro Adijayanto, mengungkapkan pabrik pesawat yang akan dibangun itu merupakan milik PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI untuk meningkatkan kapasitas produksi pesawat.

Dia menjelaskan, saat ini pabrik pesawat milik PTDI terletak di dekat Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Adapun kelebihan pembangunan pabrik di area Bandara Kertajati yakni dikarenakan masih terdapat lahan yang luas.

"Ada wacana untuk memindahkan. Kertajati misalnya, di sana ada aerocity. Itu salah satu kandidat pengembangan pabriknya," ucap Eko kepada kumparan, Kamis (24/10).

Suasana di kawasan Bandara Kertajati. Foto: Putri Sarah Arifira & Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Namun demikian, menurut dia, rencana itu belum tentu terealisasi lantaran pembahasan sejauh ini masih mempertimbangkan untuk mengembangkan pabrik di lokasi eksisting.

‎Adapun pembangunan pabrik ini bertujuan agar PTDI mampu memproduksi banyak pesawat dan menjualnya kepada maskapai dalam maupun luar negeri. Selama ini, maskapai dalam negeri memesan pesawat ke produsen asing.

"Kita punya PTDI. Selama ini kita enggak punya leasing company di bidang aerospace, jadi seluruh leasing company kita itu di negara lain. Ini jadi salah satu penunjuk industri dirgantara kita belum lengkap," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Arief Budiman, mengungkapkan bahwa area Bandara Kertajati memang prospektif untuk mengembangkan industri manufaktur pesawat terbang.

"Sangat prospektif dan sebenarnya BIJB sudah menawarkan ke Pak Ilham Habibie untuk industri pembuatan pesawat di cluster aerospace park yang bersebelahan dengan Airport. Namun sampai saat ini belum ada tindaklanjut," pungkasnya.