Arifin Tasrif Lantik 9 Anggota Baru BPH Migas, Mayoritas Eks Pertamina dan ESDM
ยทwaktu baca 1 menit

Setelah tuntas menjalani uji kepatutan dan kelayakan di DPR, sembilan anggota Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), dilantik oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif. Pelantikan berlangsung Senin (9/8), dengan masa tugas untuk periode 2021-2025.
"Saya berharap tugas, fungsi, dan tanggung jawab BPH Migas dapat dijalankan dengan baik. Mulai dengan menyelesaikan isu-isu yang berkembang dengan program strategis yang tepat dan dapat dipertanggung jawabkan," kata Arifin Tasrif, Senin (9/8).
Menteri ESDM Arifin Tasrif juga meminta BPH Migas menghadirkan berbagai inovasi dan terobosan kebijakan strategis, di bidang pengaturan sektor hilir perminyakan dan gas bumi. Salah satu poin yang ditekankan adalah peningkatan distribusi BBM ke seluruh Indonesia, dengan menambahkan jumlah penyalur BBM di setiap daerah.
Menurut Arifin Tasrif, saat ini baru sekitar 42,7 persen kecamatan yang memiliki penyalur BBM. Sehingga diperlukan terobosan untuk mempercepat ketersediaan penyalur BBM, salah satunya dengan memberikan ruang bagi keterlibatan BUMD, UMKM, maupun kelompok masyarakat setempat melalui pengaturan dan fasilitasi yang tepat.
Berikut susunan 9 anggota BPH Migas, yang merupakan hasil seleksi oleh Komisi VII DPR pada akhir Juni 2021 lalu:
Ketua (Merangkap Anggota):
Erika Retnowati - Mantan BPKP/Mantan Kepala Biro Keuangan Kementerian ESDM
Anggota:
Abdul Halim - Politisi PPP, Mantan Anggota Komisi VII DPR
Basuki Trikora Putra - Mantan Direktur Pemasaran Korporat Pertamina
Eman Salman Arief - Mantan VP Pertamina/Komisaris PT Elnusa
Harya Adityawarman - Mantan Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas, Kementerian ESDM
Iwan Prasetya Adhi - Mantan Sekretaris Itjen Kementerian ESDM
Saleh Abdurrahman - Mantan Sekjen Dewan Energi Nasional
Wahyudi Anas - Mantan Group Head PT PGN/Komut PT Gagas Energi Indonesia
Yapit Sapta Putra - Mantan Manajer Environmental Preservation di SKK Migas
