Arsjad Rasjid Harap ASEAN-BAC Perkuat UMKM RI

1 September 2023 11:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dalam ASEAN Weekend Market, Jumat (1/9). Foto: Ave Airiza/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dalam ASEAN Weekend Market, Jumat (1/9). Foto: Ave Airiza/kumparan
ADVERTISEMENT
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bersama dengan ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) menggelar ASEAN Weekend Market pada 1 hingga 3 September di Gedung Serbaguna Senayan.
ADVERTISEMENT
Ketua Umum Kadin Indonesia sekaligus chairman ASEAN BAC, Arsjad Rasjid, mengatakan melalui ajang ini, para pelaku UMKM di ASEAN yang menjadi peserta dapat mempromosikan produk-produknya sekaligus saling bertukar ide dan kreativitas serta menjalin kolaborasi lintas budaya.
"ASEAN Weekend Market diselenggarakan untuk mengangkat potensi UMKM di ASEAN. Gelaran ini juga menjadi bukti komitmen kuat Kadin Indonesia dalam mendukung dan memberikan wadah bagi UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang," kata Arsjad dalam Pembukaan ASEAN Weekend Market di Gedung Serbaguna Senayan, Jumat (1/8).
Tak hanya itu, gelaran ini diselenggarakan untuk mempromosikan keunggulan ASEAN melalui UMKM agar bisa maju bersama dan bersaing secara global.
"UMKM terbukti menjadi tonggak dan motor penggerak perekonomian negara-negara ASEAN di tengah tantangan krisis ekonomi global, baik dalam hal penciptaan lapangan kerja maupun kontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, berdasarkan data dari Kementerian keuangan (Kemenkeu), peran UMKM dalam perekonomian ASEAN sangat signifikan. Tercatat bahwa UMKM di kawasan ASEAN menyerap 35-97 persen tenaga kerja dan berkontribusi sebesar 35-69 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) di masing-masing negara.
Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dan Menkop UKM Teten Masduki dalam ASEAN Weekend Market, Jumat (1/9). Foto: Ave Airiza/kumparan
“Partisipasi UMKM dalam ASEAN Weekend Market ini akan menggambarkan betapa pentingnya kreativitas dan inovasi lokal dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat fundamental ekonomi regional,” tutur Arsjad.
Adapun, ASEAN Weekend Market ini diikuti oleh 45 UMKM dari Kamboja, Myanmar, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pemberdayaan Perempuan Tri Hanurita mengungkapkan pentingnya pelestarian budaya dan kearifan lokal dalam Pembangunan ekonomi.
"ASEAN Weekend Market menjadi ruang inspirasi bagi kolaborasi lintas budaya, yang memungkinkan pengunjung merasakan kerajinan dan kuliner dari berbagai negara. Sehingga, gelaran ini tidak hanya menciptakan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mewujudkan pengalaman budaya yang mendalam dan berarti,” kata Tri.
ADVERTISEMENT
Tri juga berharap, ASEAN Weekend Market bisa menjadi inspirasi bagi pemberdayaan dan peningkatan peran perempuan dalam perekonomian. Mengacu data Kementerian Koperasi dan UKM di 2021, 52 persen pelaku usaha mikro di Indonesia adalah perempuan. Bahkan, untuk tingkat usaha kecil, pelaku usaha perempuan mencapai 56 persen. Sedangkan untuk usaha menengah, 34 persen dari 44,7 ribu pelaku usahanya adalah perempuan.
“Harapannya dari gelaran ini kita dapat mendorong partisipasi perempuan dan generasi muda bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di ASEAN untuk turut mengambil peran yang lebih besar dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” tandasnya.