Arya Sinulingga soal Grace Natalie Komisaris MIND ID: Kita Cari yang Kompeten

12 Juni 2024 14:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie hadir di kumparan Info A1 di Jakarta, Kamis (28/9/2023). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie hadir di kumparan Info A1 di Jakarta, Kamis (28/9/2023). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, membeberkan alasan Grace Natalie Louisa menjadi Komisaris BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID). Grace diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) MIND ID, Senin (10/6).
ADVERTISEMENT
Arya menegaskan pengangkatan Grace Natalie jadi Komisaris MIND ID telah melalui proses Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test). Menurutnya, Grace juga sesuai dengan kebutuhan MIND ID saat ini.
"Kita angkat komisaris itu yang kompeten dan prosesnya pasti sudah melalui Fit and Proper Test. Dicari yang sesuai dengan kebutuhannya, latar belakangnya itu yang kita ambil. Jadi semuanya pasti oke lah," kata Arya di Kantor Kementerian BUMN, Rabu (12/6).
Tak hanya itu, dia menegaskan Grace Natalie merupakan sosok yang kompeten untuk menjadi Komisaris MIND ID. Apalagi perusahaan tersebut membutuhkan support media. Sehingga pengangkatan Grace Natalie sebagai Komisaris di MIND ID merupakan keputusan yang tepat.
Stafsus BUMN, Arya Sinulingga dalam Editor's Talk Forum Pemred di Gedung Antara, Jakarta Pusat, Rabu (27/3). Foto: Fadlan Nuril Fahmi/kumparan
"Untuk Grace Natalie, sekarang tambang kita, industri tambang kita kalo yang di MIND ID itu membutuhkan orang yang mengenai support media. Kasus timah, kasus antam, dan lainnya. Itu butuh banget apalagi ke depannya Freeport dan sebagainya. Butuh orang yang paham media juga," kata Arya.
ADVERTISEMENT
"Pendekatannya ke media yang kita lakukan. Nah ini kita butuh orang di lingkungan ini. Timah misalnya, kasus timah masih panjang nih. Jadi butuh orang yang bisa nantinya mensupport pengawasan dan sebagainya perusahaan media dan saya rasa Bu Grace Natalie tidak perlu diragukan lagi soal itu. Tambang butuh orang yang paham itu," pungkasnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Arya tentang Fuad Bawazier yang menjadi Komisaris Utama MIND ID. Menurutnya, Fuad Bawazier memiliki banyak pengalaman di berbagai bidang.
Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier Foto: Nicha Muslimawati/kumparan
Fuad merupakan mantan Menteri Keuangan RI Kabinet Pembangunan VII masa pemerintahan Presiden Soeharto. Fuad juga pernah menjadi Anggota DPR untuk periode 1999-2004 dan periode 2004-2009. Beberapa waktu lalu, Fuad juga ditetapkan sebagai Penasihat Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).
ADVERTISEMENT
"Anda pertanyakan kemampuan beliau? Siapa yang berani mempertanyakan kemampuan Pak Fuad Bawazier? Coba panggil kesini. Pengamat mana yang bisa mempertanyakan kemampuan beliau dalam mengawasi," kata Arya.
Sebelumnya Grace mengaku sudah tidak berada di struktur PSI sejak menjadi komisaris MIND ID. Bahkan, ia menegaskan bahwa dirinya sudah non aktif menjadi pengurus PSI sejak mendapatkan tugas dari Presiden Jokowi menjadi stafsusnya.
"Sudah tidak ada di struktur," kata Grace saat dikonfirmasi kumparan, Selasa (11/6).
Grace juga menegaskan dirinya sudah non aktif menjadi pengurus PSI sejak mendapatkan tugas dari Presiden Jokowi menjadi stafsusnya sejak April 2024 lalu. "Non aktif ya sejak penugasan di istana," ucap dia.