Kumparan Logo

Asing Banyak Lepas Saham di Sesi I, Tembus Rp 293 Miliar

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjung memotret layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung memotret layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Investor asing membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 293,41 miliar di seluruh pasar hingga penutupan sesi I perdagangan, Senin (27/7). Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, nilai pembelian saham oleh investor asing mencapai Rp 2,17 triliun, sedangkan nilai penjualan tercatat lebih besar, yakni Rp 2,47 triliun.

Di sisi lain, saham EMAS menjadi incaran utama investor asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp 116,86 miliar. Posisi berikutnya ditempati BBCA sebesar Rp 70,30 miliar, disusul RAJA Rp 10,48 miliar, KOTA Rp 8,42 miliar, dan PTRO Rp 7,69 miliar.

Sementara itu, saham BMRI menjadi emiten yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai jual bersih mencapai Rp 135,65 miliar. Aksi jual asing juga tercatat pada TPIA sebesar Rp 71,46 miliar, BULL Rp 41,82 miliar, ANTM Rp 38,52 miliar, dan BUMI Rp 29,88 miliar.

Selain saham-saham tersebut, investor asing juga mencatatkan jual bersih pada TLKM sebesar Rp 25,55 miliar, DSSA Rp 23,65 miliar, ASII Rp 19,15 miliar, BRMS Rp 18,36 miliar, dan CUAN Rp 14,77 miliar.

Data tersebut menunjukkan bahwa hingga sesi I, investor asing masih cenderung melakukan aksi jual bersih di pasar saham domestik, meski tetap melakukan akumulasi pada sejumlah saham tertentu, terutama EMAS dan BBCA. Aktivitas perdagangan investor asing masih berpotensi berubah seiring berlangsungnya perdagangan pada sesi II.

instagram embed