Kumparan Logo

Astra Infra Tambah Gardu Tandem dan Mobile Reader Demi Kelancaran Transaksi Tol

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kendaraan keluar pintu Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (30/3/2022). Foto: Dedhez Anggara/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan keluar pintu Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (30/3/2022). Foto: Dedhez Anggara/ANTARA FOTO

Salah satu usaha Grup Astra, Astra Infra sudah mengantisipasi adanya lonjakan pengguna jalan tol saat mudik lebaran tahun 2022. CEO Toll Road Business Group Astra Infra, Kris Ade Sudiyono, mengungkapkan salah satu yang menjadi perhatian adalah kelancaran transaksi.

Kris merasa apabila saat transaksi di jalan tol terganggu, maka bisa berimbas ke macetnya perjalanan. Untuk itu, Astra Infra menambahkan layanan gardu transaksi.

“Untuk kelancaran layanan transaksi telah disiapkan tambahan gardu transaksi tandem dan mobile reader,” kata Kris saat konferensi pers lebaran Kembali Berseri, Rabu (20/4).

Meski fasilitas di jalan tol Astra Infra sudah dipersiapkan dengan baik, Kris tetap meminta partisipasi dari pengguna jalan untuk menjaga kelancaran. Ia mengharapkan para pemudik memastikan perlengkapan pribadinya dengan baik.

“Kepada pengguna jalan agar merencanakan jadwal mudik dengan bijak dan mempersiapkan diri dengan mengisi bahan bakar dan uang elektronik sebelum memasuki jalan tol,” ujar Kris.

Kris menjelaskan layanan dan fasilitas rest area seperti parkir, area komersial untuk UMKM, toilet bersih termasuk penambahan toilet portable, prasarana yang ramah disabilitas, fasilitas ibadah, SPBU modular dan bengkel service ringan sudah disiapkan.

Arus balik di Gerbang Tol Cipali. Foto: NTMC

Meski begitu, Kris mengatakan pihaknya juga mengantisipasi kemungkinan kepadatan di rest area. Ia menyarankan para pemudik dapat memanfaatkan fasilitas istirahat dan toilet di jalan arteri sebelum kemudian kembali ke jalan tol untuk meneruskan perjalanan.

Kris merasa langkah tersebut bisa mengurai kepadatan dan pengguna jalan juga bugar kembali setelah istirahat. Ia memastikan pemudik tidak akan rugi kalau keluar tol sejenak.

“Tarif tol dihitung per km, sehingga pengguna jalan tidak perlu khawatir merugi bila akan keluar dan masuk tol di sepanjang perjalanan,” ungkap Kris.

Kris memastikan Astra Infra melalui 8 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yaitu Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, Jombang-Mojokerto, Semarang-Solo, Surabaya-Mojokerto, Pandaan- Malang, Kunciran-Serpong, dan Kebon Jeruk-Ulujami telah siap siaga melayani para pemudik atau pengguna jalan.

“Kami senantiasa mengimbau kepada pengguna jalan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan dan kebijakan yang sudah diatur oleh pihak regulator,” tutur Kris.

*****

Ikuti giveaway kumparanBISNIS dan dapatkan hadiah saldo digital total Rp 1,5 Juta, klik di sini. Kegiatan giveaway ini terbatas waktunya, ayo segera gabung!