Atasi Masalah Penyaluran Bansos, Bappenas Luncurkan Forum Satu Data Indonesia

Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan forum Satu Data Indonesia pada hari ini, Selasa (30/3). Forum ini diniatkan buat membereskan persoalan data yang kerap menghambat pembuatan berbagai kebijakan pemerintah seperti saat penyaluran bansos.
Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, Pengendalian Pembangunan Bappenas, Taufik Hanafi, menjelaskan upaya merapikan data ini akan diutamakan pada 3 program prioritas pemerintah. Termasuk di dalamnya data penerima bantuan hingga data UMKM.
"Kami berharap dalam forum Satu Data Indonesia bisa didiskusikan data prioritas itu. Pertama identifikasi 3 program strategis yaitu SDGs, bantuan pemerintah dan UMKM," jelas Taufik dalam acara Kick Off Forum Satu Data Indonesia yang digelar secara virtual, Selasa (30/3).
Taufik menjelaskan, forum satu data ini nantinya digodok bersama dengan Badan Pusat Statistik, Kementerian Keuangan, dan Badan Informasi Geospasial.
Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Bappenas, Oktorialdi, mengakui tumpang tindih data antara kementerian dan lembaga selama ini selalu jadi soal dalam penyaluran berbagai bantuan pemerintah.
"Keadaan sekarang ini fragmented-nya itu banyak sekali. Jadi data itu tumpang tindih antar KL, yang mengakibatkan data bantuan misalnya tumpang tindih," jelasnya.
Forum yang bakal digelar hingga 13 April 2021 ini diharapkan mampu menghasilkan rancangan data yang terintegrasi dan membereskan persoalan tumpang tindih.
Dia mencontohkan, dengan menerapkan sistem big data atau mengadopsi teknologi warehouse, data yang dihasilkan tak semata sebatas statistik saja.
Seperti misalnya data kemiskinan yang nantinya bisa dipetakan sampai pada tahap di mana saja penyebarannya. Bahkan termasuk berapa anggaran yang diperlukan buat menanggulangi tingkat kemiskinan di satu daerah.
"Salah satu contoh tadi bagaimana pentingnya kalau kita lihat prioritas mengenai ketahanan ekonomi. Dengan adanya 8 program prioritas dan turunannya ada 7 major project, salah satunya pemberdayaan UMKM yang disebutkan tadi," pungkasnya.
