Kumparan Logo

Bahlil Pastikan Belum Ada PLTU yang Pensiun Dini Selain di Cirebon

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PLTU Cirebon 1. Foto: Cirebon Power/HO/Antara
zoom-in-whitePerbesar
PLTU Cirebon 1. Foto: Cirebon Power/HO/Antara

Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa dari seluruh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang beroperasi di Indonesia, hanya satu yang resmi pensiun dini, yakni PLTU di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sementara itu, pembangkit lainnya tetap beroperasi meskipun penggunaan batu bara akan dikurangi secara bertahap.

"Hanya satu (PLTU) pensiun dini kok, yang Cirebon, yang lainnya belum ada," ungkap Bahlil saat ditemui di acara Energi and Mineral Forum 2025, Jakarta Pusat, Senin (26/5).

Terkait volume penggunaan batu bara yang akan dikurangi, Bahlil menyatakan bahwa informasi tersebut akan diumumkan lebih lanjut. “Nanti saya akan umumkan, batu bara tetap masih ada, tapi volumenya yang kita kurangi,” tambahnya.

Sebelumnya, Bahlil menegaskan agar program pensiun dini PLTU tidak dijalankan secara tergesa, mengingat belum tersedianya anggaran untuk kompensasi.

Bahlil Lahadalia dalam acara acara IPA Convex di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (21/5/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Dia menyebut pemerintah tetap berkomitmen menjalankan transisi ini, tetapi dengan dua prasyarat utama yaitu adanya pendanaan yang layak dari lembaga keuangan dan tidak membebani negara, PT PLN (Persero), maupun masyarakat.

Salah satu contoh yang telah memenuhi syarat tersebut adalah PLTU Cirebon-1 berkapasitas 660 MW, yang akan dipensiunkan tujuh tahun lebih awal dari kontrak karena mendapat dukungan pembiayaan dari Asian Development Bank (ADB).

Kemudian, Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, meminta pengganti pembangkit listrik baru jika PLTU Cirebon-1 dipensiunkan. Pemerintah mesti menyiapkan substitusi energi serupa dari energi baru terbarukan (EBT) sebagai gantinya.

instagram embed