Kumparan Logo

Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya, Produksi 160 Ton per Hari

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan Kilang LPG Cilamaya yang dioperasikan PT Energi Nusantara Perkasa (ENP) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan Kilang LPG Cilamaya yang dioperasikan PT Energi Nusantara Perkasa (ENP) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, meresmikan kilang liquified petroleum gas (LPG) Cilamaya yang dioperasikan PT Energi Nusantara Perkasa (ENP).

Peresmian pengolahan gas tersebut dilakukan hari ini, Kamis (15/10), di Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Total produksi kilang tersebut mencapai 160 ton LPG per hari.

Bahlil mengatakan bahwa kilang dengan kapasitas pengolahan medium tersebut bekerja sama dengan PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Bapak Ibu semua, hari ini tanggal 15 Oktober, saya mengajak kita semua untuk mendoakan agar peresmian hari ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya saat meresmikan Kilang LPG Cilamaya, Kamis (15/10).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan Kilang LPG Cilamaya yang dioperasikan PT Energi Nusantara Perkasa (ENP) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

PT Energi Nusantara Perkasa merupakan perusahaan swasta nasional yang sudah beroperasi sebelumnya di Gresik, Jawa Timur sejak 2007. Perusahaan memproduksi LPG dengan kapasitas pengolahan 100 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) gas bumi. Hingga kini, ENP tercatat telah memproduksi sekitar 1 juta ton LPG.

Proses pembangunan Kilang LPG Cilamaya memakan waktu 13 bulan dengan total investasi USD 36,93 juta. Pembangunan proyek tersebut menyerap sekitar 200 orang tenaga kerja.

Kilang tersebut dirancang untuk mengolah gas dengan kapasitas 40 MMSCFD. Dengan demikian, total kapasitas pengolahan gas PT ENP secara keseluruhan menjadi 140 MMSCFD.

PT ENP membidik produksi Kilang LPG Cilamaya sebesar 160 ton per hari, dan konsensat sebanyak 320 barel per hari atau setara 105.600 barel per tahun.

Secara tahunan, Kilang LPG Cilamaya dirancang untuk memproduksi 52.800 ton LPG atau setara 18,7 juta tabung LPG ukuran 3 kg. Pasokan gas bumi dialirkan dari PHE ONWJ dan lean gas dikembalikan ke aset hulu migas tersebut.