Bahlil Sebut Sebagian Sumur Rakyat Mulai Produksi dan Jual Minyak ke KKKS

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut sumur minyak masyarakat di Sumatera dan Jawa sebagian sudah mulai berproduksi. Ia mengatakan sumur-sumur tersebut sudah menjual minyak mentah kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), salah satunya di Aceh.
"Untuk sumur-sumur rakyat yang sudah kita berikan izin, sebagiannya sudah berproduksi di Sumatera, di Jawa, itu sudah. Kemarin saya lagi menandatangani lagi yang untuk Aceh," ungkapnya usai acara Rakernas HIPPI 2026, Senin (12/10).
Bahlil mengungkapkan dua perusahaan migas nasional, PT Pertamina (Persero) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sudah membeli pasokan minyak dari sumur masyarakat. "Ada dua, Medco dan Pertamina," ungkap Bahlil.
Bahlil menuturkan kebijakan sumur rakyat berguna untuk pemerataan ekonomi, sekaligus meningkatkan lifting minyak mentah. Sebab menurutnya, selama ini pengelolaan blok migas hanya dikuasai pengusaha nasional dan asing.
Dia mencatat terdapat sekitar 43.000 sumur masyarakat yang terdata oleh pemerintah setempat. Beberapa sumur tersebut telah dikelola oleh masyarakat, bahkan sebelum Indonesia merdeka.
"Tapi kan enggak ada izinnya, akhirnya dikejar-kejar sama aparat. Aparatnya enggak salah juga karena memang melakukan usaha tanpa izin. Apa yang kami lakukan? Saya suruh Dirjen ngecek berapa sumur masyarakat yang punya sumur-sumur. Totalnya ada 43.000 sumur yang punya rakyat," jelas Bahlil.
Legalisasi dan skema kerja sama pengelolaan sumur masyarakat telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 14 Tahun 2025. Pengelolaan sumur masyarakat terbagi menjadi dua bentuk, yaitu skema koperasi dan UMKM, serta melalui BUMD.
"Saya bikin Peraturan Menteri. Semua sumur-sumur rakyat yang tadinya enggak ada izin, kita kasih izin biarkanlah orang daerah itu juga punya hak untuk mengelola itu di kampung halamannya," tegasnya.
Produksi minyak mentah dari sumur masyarakat pun bisa dibeli oleh KKKS dengan harga di bawah patokan minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP). Bahlil menyebutkan setiap sumur bisa memproduksi 4-5 barel per hari.
"Satu hari mereka satu sumur bisa dapat 4-5 barel. Satu barel itu 159 liter. Harga ICP-nya sekarang 80 persen dari ICP untuk orang beli dan dibeli di Pertamina. Ini sebenarnya gerakan yang kita lakukan dan itu menciptakan lapangan pekerjaan tadi," terang Bahlil.
