Kumparan Logo

Balas Trump, Erdogan Akan Boikot iPhone di Turki

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, memberi salam pada upacara di Istanbul, 15 Juli 2018. (Foto: AFP PHOTO / Ozan Kose)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, memberi salam pada upacara di Istanbul, 15 Juli 2018. (Foto: AFP PHOTO / Ozan Kose)

Presiden Turki Tayyip Erdogan akan memboikot peredaran produk elektronik dari Amerika Serikat (AS) seperti iPhone. Ditulis Reuters, Erdogan melakukan strategi tit for tat atau aksi balasan terhadap AS karena telah menetapkan tarif 20 persen terhadap produk aluminium dan 50 persen terhadap baja asal Turki.

Penetapan tarif tinggi ini berkontribusi terhadap pelemahan mata uang Turki, lira. Lira selama Agustus terdepresiasi sebesar 30 persen. Bahkan nilai tukar lira terhadap dolar AS pada perdagangan awal Senin pagi (13/8) di Asia melemah 20 persen dalam sehari ke posisi USD 7,2.

Ponsel Apple iPhone X. (Foto: Maxim Shemetov/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Ponsel Apple iPhone X. (Foto: Maxim Shemetov/Reuters)

Erdogan menegaskan, pemerintah Turki melakukan langkah serius terhadap kondisi perekonomian dalam negeri.

"Di tengah pelemahan lira yang dipicu perselisihan dengan Washington, ketegasan politik sangat dibutuhkan. Menukar lira dengan mata uang asing sama saja menyerah kepada musuh," ungkap Erdogan seperti ditulis Reuters, Selasa (14/8).

Kenaikan tarif terhadap produk baja dan aluminium Turki diberikan karena Presiden Turki memerintahkan penahanan pastor asal AS, Andrew Brunson yang diduga sebagai mata-mata.