Bandara Ahmad Yani di Semarang Tak Lagi Overload saat Arus Mudik

Sejak dibuka secara penuh pada 8 Juni lalu, terminal baru Bandara Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah, dipadati pemudik dari berbagai daerah. Hal ini terlihat dari pantauan PT Angkasa Pura I selaku operator.
Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, terminal baru Bandara Ahmad Yani mampu menampung lonjakan penumpang dengan sangat baik. Sebab kapasitas penumpang di bandara yang baru mencapai 6 juta orang per tahun dengan rata-rata kapasitas per harinya sekitar 20.000 orang.
Sementara di terminal lama Bandara Ahmad Yani, kapasitas penumpang hanya 800 ribu dan rata-rata kapasitas per harinya hanya bisa menampung 2.200 penumpang. Tercatat, tahun lalu saja penumpang penumpang eksisting di Bandara Ahmda Yani yang lama sekitar 4,4 juta jiwa.
“Jadi kalau kita hitung per hari itu sebenarnya hanya untuk kapasitas 2.200 orang, tapi kalau untuk program mudik lebaran ini bisa sehari sampai 18.000 per hari. Jadi, Anda bayangkan kapasitas 2.000-an tapi yang datang 18.000. Nah di terminal yang baru bisa menampung sampai 20.000 per harinya,” katanya saat ditemui di Kemayoran, Jakarta, Senin (11/6).
Sejak diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 7 Juni lalu, kata Fahmi, terminal baru Bandara Ahmad Yani mendapat sambutan bagus dari masyarakat. Dia mengatakan banyak yang tidak menyangka Semarang punya bandara dengan kualitas bagus dan nyaman seperti yang baru saat ini.
“Respons dari masyarakat sangat positif kamiendpatkan banyak apresiasi karena mereka tidak menduga bahwa Semarang sudah memiliki bandara yang sudah memiliki standar yang bagus. Kenyamanannya juga bagus sehingga saya kira ini bagian dari hadiah yang kita berikan kepada masyarakat yang ada di Jawa Tengah untuk mendapatkan bandara yang lebih bagus,” jelasnya.

Meski begitu, hingga saat ini, AP I menghitung jumlah pengunjung menjelang H-4 Lebaran belum sampai 20.000 per harinya. Dia memprediksi kepadatan di Bandara Ahmda Yani yang baru akan naik signifikan pada H-3 dan H-2 Lebaran.
“Pengunjung belum sampai ke 20.000 per hari ini. Mungkin perkiraan kita di h-3 nanti sudah mulai meningkat lagi jumlah traffic-nya,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, terminal bandara yang baru ini berdiri di atas lahan seluas 58.652 meter persegi. Terminal baru Bandara Ahmad Yani ini dibangun dengan konsep eco green bergaya modern.
Ukuran terminal yang berada tepat di seberang runway terminal lama ini sembilan kali lebih besar dari terminal lama di Tambakharjo. Pembangunan terminal baru memang sudah disiapkan sejak Mei 2017 untuk mengakomodasi kebutuhan para pemudik di musim lebaran 2018.
