Bandara Belum Rampung, Ini Dua Alternatif Jalan ke IKN untuk Upacara 17 Agustus

1 Agustus 2024 11:45 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau  proyek penataan kampung nelayan Tambaklorok, Semarang, Senin (17/6/2024). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau proyek penataan kampung nelayan Tambaklorok, Semarang, Senin (17/6/2024). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
ADVERTISEMENT
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono membeberkan dua alternatif jalan yang dapat ditempuh menuju ke Ibu Kota Negara (IKN) dari Balikpapan, untuk perayaan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2024.
ADVERTISEMENT
Sebab, bandara di IKN yang sebelumnya ditargetkan rampung sebelum 17 Agustus, belum dapat digunakan untuk pendaratan pesawat selain helikopter.
Basuki mengatakan tamu yang akan melaksanakan upacara 17 Agustus nantinya mendarat di Bandara Sepinggan Balikpapan. Setelah itu, ada dua alternatif menuju IKN melalui Tol Balikpapan-Samarinda.
"Pertama melalui jalan tol yang InsyaAllah sudah siap dan sudah ditinjau oleh Presiden, itu sampai dengan jembatan Pulau Balang dan menuju IKN melalui jalan nasional. (Ini) melalui exit km 11 dari jalan tol Balikpapan-Samarinda kemudian menuju Pulau Balang dan Simpang Riko," kata Basuki dalam konferensi pers secara virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/8).
Basuki mengatakan, dengan melalui alternatif tersebut, para tamu akan menempuh perjalanan sepanjang 88 km dengan waktu tempuh sekitar 90 menit.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya alternatif kedua, waktu tempuhnya 150 menit dengan melalui jalan tol yang sama melalui, tapi exit di km 38.
Presiden Joko Widodo mengendarai motor melewati Jalan Tol IKN di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (28/7/2024). Foto: Hafidz Mubarak A/ ANTARA FOTO
"Alternatif kedua masih dari jalan tol Balikpapan-Samarinda exit km 38, kemudian melalui jalan nasional Samboja dengan waktu tempuh sekitar 150 menit, hampir dua jam," tutur Basuki.
Basuki juga menyampaikan permohonan maafnya lantaran bandara IKN yang kini dinamai Bandara Internasional Nusantara belum dapat digunakan pada gelaran upacara 17 Agustus.
"Karena tamu-tamu dari Jakarta, mohon maaf karena bandara kita di IKN masih kurang 300 m lagi untuk untuk 2.200 m, targetnya kami waktu itu 2200 meter sampai dengan 17 Agustus, tapi karena kondisi hujan waktu yang lalu," tutur Basuki.
Kendati demikian, Basuki memastikan bandara yang sebelumnya disebut sebagai Bandara VVIP tersebut telah dapat melayani pendaratan helikopter.
ADVERTISEMENT
"Belum bisa di darati oleh pesawat tapi helikopter sudah bisa, sehingga alternatifnya adalah dari Balikpapan ke IKN melalui dua alternatif jalan tadi," kata Basuki.